Cerita Sex : Perjalanan dinas

Filed under Cerita Dewasa

Cerita Sex : Perjalanan dinas Elin adalah salah seorang manager pada bagian Treasury di sebuah bank asing. Elin berumur 34 tahun, dia adalah seorang Sunda yang berasal dari daerah Bogor. Elin telah bersuami dan mempunyai seorang anak yang baru berumur 7 tahun. Tubuh Elin dapat dikatakan kurus dengan tinggi badan kurang lebih 163 cm, dengan berat badannya kurang lebih 49 kg. Buah dadanya berukuran kecil tetapi padat, pinggangnya sangat ramping dengan bagian perut yang datar. Kulitnya kuning langsat dengan raut muka yang manis.

Jumlah karyawan di Treasury ada 12 orang, yang terbagi dalam 2 seksi, yang menjadi boss pada bagian Treasury tersebut adalah Tommy Hudson, seorang yang berasal dari Inggris. Masing-masing seksi memiliki manager dan Elin adalah salah satunya. Manager seksi lainnya bernama Ratih. Masing-masing seksi, selain manager terdiri dari 6 staff, yang kesemuanya wanita.

Boss Treasury yaitu Tommy Hudson, tinggal di Jakarta sendirian, karena istri dan anak-anaknya tetap tinggal di Inggris. Tommy tinggal di daerah Kebayoran, di sebuah rumah besar yang dikontrak perusahaan untuknya. Di rumahnya hanya ada seorang pembantu wanita dan seorang tukang kebun yang merangkap sebagai penjaga rumah.

Sesuai dengan fungsinya sebagai manager seksi pendanaan, maka kadang-kadang Elin harus mengadakan perjalanan dinas ke daerah-daerah untuk mengunjungi nasabah-nasabah besar. Perjalanan dinas itu kadang-kadang dilakukan berdua dengan staffnya, kadang-kadang ditemani juga oleh bossnya, apabila yang akan dikunjungi itu adalah nasabah penting.

Pada pertengahan bulan Juni, pada saat kejadian ini terjadi, bossnya mengajak Elin dan salah seorang staffnya yang bernama Anita melakukan perjalanan dinas ke Semarang untuk melakukan kunjungan bisnis pada beberapa nasabah utama di sana. Rencana perjalanan kali ini memakan waktu 3 hari. Mereka menginap di sebuah hotel berbintang. Elin dan Anita menempati satu kamar bersama dengan ukuran tempat tidur yang besar cukup untuk dua orang.

Perjalanan kali ini tidak terlalu menggembirakan bagi Elin, disebabkan karena selama ini orang-orang di kantornya telah mengetahui bahwa sebenarnya antara Tom dan Anita mempunyai hubungan istimewa. Anita adalah seorang wanita karir berumur 31 tahun yang belum menikah. Anita sendiri tubuhnya termasuk kecil, dengan tinggi hanya 152 cm. Kulitnya sedikit kecoklatan dengan wajah yang manis. Badannya proporsional dengan pinggang yang ramping dan buah dada yang kecil padat. Anita adalah orang Jawa yang berasal dari Yogya. Sedangkan Tom adalah seorang pria ganteng yang berbadan tegap, berdada bidang dengan tinggi 180 cm. Tom berumur kurang lebih 36-37 tahun. Dia sudah cukup lama bertugas di Indonesia sehingga kemampuan berbahasa Indonesia dan ditambah dengan logat Jakarta-nya pun telah cukup lancar.

Setibanya di Semarang, setelah check in di hotel mereka langsung mengadakan kunjungan pada beberapa nasabah, yang dilakukan sampai dengan setelah makan malam. Setelah selesai berurusan dengan nasabah, mereka kembali ke hotel, dimana Tom dan Anita melanjutkan acara mereka dengan duduk-duduk di bar hotel sambil mengobrol dan minum-minum. Elin pada awalnya diajak juga, tapi karena merasa sangat lelah, dan di samping itu ia juga merasa tidak enak mengganggu mereka, maka ia lebih dulu kembali ke kamar hotel untuk tidur.

Menjelang tengah malam, Elin tiba-tiba terbangun dari tidurnya, hal ini disebabkan karena ia merasa tempat tidurnya bergerak-gerak dan terdengar suara-suara aneh. Dengan perlahan-lahan Elin membuka matanya untuk mengintip apa yang terjadi. Hatinya terkesiap melihat Tom dan Anita sedang bergumul. Keduanya berada dalam keadaan polos sama sekali. Anita yang bertubuh kecil itu, sedang berada di atas Tom seperti layaknya seseorang yang sedang menunggang kuda, dengan pantatnya yang naik turun dengan cepat. Dari mulutnya terdengar suara mendesis yang tertahan, “Ssshhh…, sshhh…”, karena mungkin takut membangunkan Elin. Kedua tangan Tom sedang meremas-remas kedua buah dada Anita yang kecil tetapi padat berisi itu. Elin sangat panik dan berada dalam posisi yang serba salah. Jadi dia hanya bisa terus berlagak seperti sedang tidur. Elin mengharapkan mereka cepat selesai dan Tom segera kembali ke kamarnya. Besok dia akan menegur Anita agar tidak melakukan hal seperti itu lagi di kamar mereka. Seharusnya mereka dapat melakukan hal itu di kamar Tom sehingga mereka dapat melakukannya dengan bebas tanpa terganggu oleh siapa pun. Dari bau whisky yang tercium, rupanya keduanya masih berada dalam keadaan mabuk. Elin berusaha keras untuk dapat tidur kembali, walaupun sebenarnya ia merasa sangat terganggu dengan gerakan dan suara-suara yang ditimbulkan oleh mereka.

Pada saat Elin mulai terlelap, tiba-tiba ia merasakan sesuatu sedang merayap pada bagian pahanya. Elin sangat terkejut dan tubuhnya mengejang, karena pada saat dia perhatikan, ternyata tangan kanan Tom sedang mencoba untuk mengusap-ngusap kedua pahanya yang masih tertutup selimut. Elin berpura-pura masih terlelap dan mencoba mengintip apa yang sebenarnya sedang terjadi. Rupanya permainan Tom dan Anita sudah selesai dan Anita dalam keadaan kelelahan serta mengalami kepuasan yang baru dinikmatinya, sudah tergolek tidur. Tom yang masih berada dalam keadaan polos dengan posisi badan setengah tidur disamping Elin, sambil bertumpu pada siku-siku tangan kiri, tangan kanannya sedang berusaha menyingkap selimut yang dipakai Elin. Elin menjadi sangat panik, pada awalnya dia akan bangun dan menegur Tom untuk menghentikan perbuatannya, akan tetapi di pihak lain dia merasa tidak enak karena pasti akan membuat Tom malu, karena dipikirnya Tom melakukan hal itu lebih disebabkan karena Tom masih berada dalam keadaan mabuk. Akhirnya Elin memutuskan untuk tetap berpura-pura tidur dengan harapan Tom akan menghentikan kegiatannya itu.

Akan tetapi harapannya itu ternyata sia-sia belaka, bahkan secara perlahan-lahan Tom bangkit dan duduk di samping Elin. Tangannya menyingkap selimut yang menutupi tubuh Elin dengan perlahan-lahan dan dari mulutnya menggumam perlahan, “Psssttt sayang, mari kubantu menikmati sesuatu yang baru…, nih.., kubantu melepaskan celana dalammu…, nggak baik kalau tidur pakai celana dalam”, sambil tangannya yang tadinya mengelus-elus bagian atas paha Elin bergerak naik dan memegang tepi celana dalam Elin, kemudian menariknya dengan perlahan-lahan ke bawah meluncur di antara kedua kaki Elin. Badan Elin menjadi kaku dan dia tidak tahu harus berbuat bagaimana. Elin seakan-akan berubah menjadi patung, pikirannya menjadi gelap dan matanya dirasakannya berkunang-kunang. Tom melihat kedua gundukan bukit kecil dengan belahan sempit di tengahnya, yang ditutupi oleh rambut hitam kecoklatan halus yang tidak terlalu lebat di antara paha atas Elin. Jari-jari Tom membuka satu persatu kancing daster Elin, sambil tangannya bergerak terus ke atas dan sekarang ia menyingkapkan seluruh selimut yang menutupi tubuh Elin, sehingga terlihatlah payudara Elin yang membukit kecil dengan putingnya yang kecil berwarna coklat tua.

Sekarang Elin tergolek dengan tubuhnya yang tanpa busana, tungkai kakinya yang panjang dan pantat yang penuh berisi, serta buah dada yang kecil padat dan belahan di antara paha atas yang membukit kecil, benar-benar sangat merangsang nafsu birahi Tom. Tom sudah tidak sanggup menahan nafsunya, penisnya yang baru saja terpuaskan oleh Anita, sekarang bangkit lagi, tegang dan siap tempur. Sejak saat itu Tom bertekad untuk tidak akan membebaskan Elin. Ia terlalu berharga untuk di biarkan, Tom akan menikmati tubuh Elin berulang-ulang pada malam ini. Kemolekan tubuh Elin terlalu sayang untuk disimpan oleh Elin sendiri pikir Tom. Tom mendorong tubuh Elin dan mulai meremas-remas payudara Elin yang telah terbuka itu, “Dengerin sayang, you akan saya ajarin menikmati sesuatu yang nikmat, asal you baik-baik nurutin apa yang akan saya tunjukkan”.

Kesadaran Elin mulai kembali secara perlahan-lahan dan dengan tubuh gemetar Elin perlahan-lahan membuka matanya dan memperhatikan Tom yang sedang merangkak di atasnya. Elin mencoba mendorong badan Tom sambil berkata, “Tom, apa yang sedang kau lakukan ini?”, “Sadarlah Tom, aku khan sudah bersuami, jangan kau teruskan perbuatanmu ini!”. Karena menganggap Tom berada dalam keadaan mabuk, Elin mencoba membujuk dan menggugah kesadaran Tom. Akan tetapi Tom yang telah sangat terangsang melihat tubuh Elin yang molek halus mulus dan bugil di depan matanya mana mau mengerti, apalagi penisnya telah dalam keadaan sangat tegang. “Gila! Cakep banget! Lihat buah dadamu, padat banget. Cocok sama seleraku! You emang pinter menjaga tubuhmu, sayang!”, kata Tom sambil menekan tubuhnya ke tubuh Elin. Elin berusaha bangun berdiri, akan tetapi tidak bisa dan dia tidak berani terlalu bertindak kasar, karena takut Tom akan membalas berlaku kasar padanya. Sedangkan dalam posisinya itu saja ia sudah tidak ada lagi kemungkinan untuk lari.

Sambil menjilat bibirnya Tom berbaring di sisi Elin. “Lin, lebih baik you mengikuti kemauanku dengan manis, kalau tidak saya akan maksa you dan saya perkosa you habis-habisan. Kalau you nurutin, you akan merasakan kenikmatan dan tidak akan sakit”. Lalu tangannya ditangkupkan di buah dada Elin, sambil meremas-remasnya dengan sangat bernafsu, sambil merasakan kehalusan dan kepadatan buah dada Elin. “Bodi you oke banget!”, kata Tom. “Coba you berputar Elin!”. Perlahan-lahan dengan perasaan yang putus asa Elin berputar membelakangi Tom. Dan dirasakanya tangan Tom sekarang ada di pantatnya meremas dan meraba-raba. Kemudian Tom menyibakkan rambut Elin, dan dihirupnya leher Elin dengan hidungnya sementara lidahnya menelusuri leher Elin. Sambil melakukan hal itu tangan Tom berpindah menuju kemaluan Elin. Pada bagian yang membukit itu, tangannya bermain-main, mengelus-elus dan menekan-nekan, sambil berkata, “Kasihan you, Elin, pasti suami you tidak tahu cara membahagiakan you?”, “Tapi tenang aja sayang, dengan saya, you nggak bakalan bisa lupa seumur hidup, you bakalan merasakan bagaimana menjadi wanita sejati!”. Sambil memutar kembali tubuh Elin. Setelah itu Tom mengambil tangan Elin dan meletakkannya di kemaluannya yang telah sangat tegang itu.

Ketika merasakan tangannya menyentuh benda hangat yang besar lagi keras itu, tubuh Elin tersentak, belum sempat Elin dapat berpikir dengan jelas, terasa badannya telah ditelentangkan oleh Tom dan dengan cepat Tom telah berjongkok di antara kedua kakinya yang dengan paksa terkangkang akibat tekanan lutut Tom. Dengan sebelah tangannya menuntun penisnya yang besar, Tom lalu menempelkan ujung penisnya ke bibir vagina Elin, “Apa you mau saya masukin itu?”, “Aaahhh…, jangaaann…, jaaangaaann…, Toomm…”, Elin dengan suara mengiba-iba masih berusaha mencoba menghalangi niat Tom. Elin mencoba mengeser pinggulnya ke samping, berusaha menghindari penis Tom agar tidak dapat menerobos masuk ke dalam liang kewanitaannya. Sambil tersenyum Tom berkata lagi, “You tidak dapat kemana-mana lagi, lebih baik you diam-diam saja dan menikmati permainan saya ini..!”. Tom lalu memajukan pinggulnya dengan cepat dan menekan ke bawah, sehingga penis besarnya yang telah menempel pada bibir kemaluan Elin dengan cepat menerobos masuk ke dalam liang vagina Elin dengan tanpa dapat dihalangi lagi. Testis Tom mengayun-ayun menampar bagian bawah vagina Elin, sementara Elin megap-megap karena dorongan keras Tom.

Elin belum pernah merasakan saat seperti ini, setiap bagian tubuhnya serasa sangat sensitif terhadap rangsangan. Buah dadanya terangsang saat ditindih oleh dada Tom. Dirinya sudah lupa kalau sedang diperkosa, ia tidak peduli pada tubuh besar Tom yang sedang bergerak naik turun menindih tubuhnya yang langsing. Elin mulai merasakan suatu sensasi kenikmatan yang menggelitik di bagian bawah tubuhnya, vaginanya yang telah terisi oleh penis besar dan panjang milik Tom, terasa menggelitik dan menyebar ke seluruh tubuhnya, sehingga Elin hanya bisa menggeliat-geliat dan mendesis mirip orang kepedasan. Elin hanya berusaha menikmati seluruh rasa nikmat yang dirasakan tubuhnya. Sekarang Elin mencoba untuk berusaha aktif dengan ikut menggerakkan pinggulnya mengikuti irama gerakan Tom di atasnya. Tom melihat Elin mengerang, merintih dan mengejang setiap kali ia bergerak. Dan Elin sudah mulai terbiasa mengikuti gerakannya. Tom merasakan tangan Elin merangkul erat pada punggung bawahnya mengelus-elus ke bawah dan meremas-remas pantatnya serta menariknya ke depan agar semakin merapat pada tubuh Elin. Tom terus menggosok-gosokkan penisnya pada klitoris Elin.

Tom sekarang ingin membuat Elin orgasme terlebih dahulu. Elin semakin terangsang dan tak terkendali lagi setiap kali bagian tubuhnya bergerak mengikuti tekanan dan sodokan Tom, sekarang wajahnya terbenam di dada bidang Tom, mulutnya megap-megap seperti ikan terdampar di pasir, dengan perlahan-lahan mulutnya bergeser pada dada Bossnya dan sambil terus menjilat akhirnya tiba pada puting susu Tom. Sekarang Elin secara refleks mulai menyedot dan menghisap puting susu Tom, sehingga badan Tom mulai bergetar juga saking merasa nikmatnya. Penis Tom terasa semakin keras, sehingga Tom semakin ganas saja menggerakkan pantatnya menekan pinggul Elin dalam-dalam. Elin merasakan vaginanya berkontraksi, sambil berusaha menahan rasa geli yang tidak terlukiskan menggelitik seluruh dinding liang kemaluannya dan menjalar ke seluruh tubuhnya.

Perasaan itu makin lama makin kuat menguasainya sehingga seakan-akan menutupi kesadarannya dan membawanya melayang-layang dalam kenikmatan yang tidak pernah dialaminya selama ini dan tidak dapat dilukiskan ataupun diuraikan dengan kata-kata. Kenikmatan yang dialami Elin tercermin pada gerakan tubuhnya yang meronta-ronta liar tanpa terkendali bagaikan ikan yang menggelepar-gelepar terdampar di pasir. Desahan panjang penuh kenikmatan keluar dari mulutnya yang mungil, “Ooohhhh…., aagghh…, adduhhh..!”. Kedua pahanya melingkari pantat Tom dan dengan kuat menjepit serta menekan ke bawah, disertai tubuhnya yang mengejang dan kedua tangannya mencengkeram alas tempat tidur dengan kuat, benar-benar suatu orgasme yang dahsyat telah melanda Elin. Tom merasakan penisnya terjepit dengan kuat oleh dinding kemaluan Elin yang berdenyut-denyut disertai isapan kuat seakan-akan hendak menelan batang penisnya. Terasa benar jepitan dinding vagina Elin dan di ujung sana terasa ada “tembok” yang mengelus kepala penisnya.

Setelah beristirahat sejenak dan melihat Elin sudah agak tenang, Tom mulai memompa lagi. Pompaan Tom kali ini segera dibalas oleh Elin, pinggulnya bergerak-gerak “aneh” tapi efeknya luar biasa. Penis Tom serasa dilumat dari pangkal sampai kepalanya. Lalu masih ditambah dengan variasi, ketika pinggul Elin berhenti dari gerakan aneh itu, tiba-tiba Tom merasakan penisnya terjepit dengan kuat dan dinding-dinding kemaluan Elin berdenyut-denyut secara teratur, sekitar 4-5 kali denyut menjepit, baru kemudian bergoyang aneh lagi. Wah, suatu sensasi melanda perasaan Tom, suatu hubungan kelamin yang belum pernah dinikmatinya dengan wanita manapun juga selama ini. Menyesal Tom karena tidak dari dulu-dulu menikmatinya. Gerakan aneh di dalam liang kemaluan Elin makin bervariasi. Terkadang Tom malah meminta Elin berhenti bergoyang untuk sekedar menarik nafas panjang. Lumatan dinding kemaluan Elin pada penis Tom membuatnya geli-geli dan serasa akan ‘meledak’.

Tom tidak ingin cepat-cepat sampai, karena masih ingin menikmati “elusan” vagina Elin. Tetapi gerakan-gerakan di dalam liang kewanitaan Elin semakin menggila dan semakin liar. Hingga akhirnya Tom harus menyerah, tak mampu menahan lebih lama lagi perasaan nikmat yang melandanya, semakin cepat Tom bergerak mengimbangi goyangan pinggul Elin, semakin terasa pula rangsangan yang akan meletupkan lahar panas yang sedang menuju klimaks, mendaki puncak, saat-saat yang paling nikmat. Dan akhirnya, pada tusukan yang terdalam, Tom menyemprotkan maninya kuat-kuat, sambil mengejang, melayang, bergetar. Pada detik-detik saat Tom melayang tadi, tiba-tiba kaki Elin yang pada awalnya mengangkang, diangkatnya dan menjepit pinggul Tom kuat-kuat. Amat sangat kuat. Lalu tubuhnya ikut mengejang beberapa detik, mengendor dan terus mengejang lagi, lagi dan lagi…, Elin pun tidak sanggup menahan dorongan orgasme yang melandanya lagi, punggungnya melengkung ke atas, matanya terbeliak-beliak, serta keseluruhan tubuhnya bergetar dengan hebat tanpa terkendali, seiring dengan meledaknya kenikmatan orgasme di vaginanya. Orgasme kedua dari Elin. “Toommm, aduuuh, Toomm, aahhhhh…, aaduuhh…, nikmaaatt.., Toomm….!”.

Tom tersenyum puas melihat tubuh Elin terguncang-guncang karena orgasme selama 15 detik tanpa henti-hentinya. Kemudian tangan Elin dengan eratnya menekan pantat Tom ke arah selangkangannya sambil kakinya menggelepar-gelepar ke kiri kanan. Tom pun terus menggerakkan penisnya untuk menggosok klitoris Elin. Setelah orgasmenya selesai, tubuh Elin langsung terkulai lemas tak berdaya, terkapar, dengan kedua tangan dan kakinya terbentang melebar ke kiri kanan. Elin merasa bagian-bagian tubuhnya seolah terlepas dan badannya tidak dapat digerakkan sama sekali.

Setelah gelombang dahsyat kenikmatan yang melandanya surut, Elin kembali ke alam nyata dan menyadari bahwa dia sedang terkapar di bawah tindihan badan kekar lelaki bule berkulit putih yang bukan suaminya yang baru saja memberikan kepuasan yang tiada tara padanya. Suatu perasaan malu dan menyesal melandanya, bagaimana dia bisa begitu gampang ditaklukkan oleh lelaki tersebut. Tanpa terasa air mata penyesalannya bergulir keluar dan Elin mulai menangis tersedu-sedu. Dengan tubuhnya yang masih menghimpit badan Elin, Tom mencoba membujuknya dengan memberikan berbagai alasan antara lain karena ia terlalu banyak minum sehingga tidak dapat mengontrol dirinya.

Sambil membujuk dan mengelus-elus rambut Elin dengan perlahan-lahan penisnya mulai tegang lagi dan dengan halus penisnya yang memang telah berada tepat di depan kemaluan Elis ditekan perlahan-lahan agar masuk ke dalam kewanitaan Elin. Pada saat merasakan penis Tom mulai menerobos masuk ke dalam kewanitaannya, Elin bereaksi sedikit dengan mencoba memberontak lemah tapi akhirnya diam pasrah dan membiarkan penis besar tersebut masuk sepenuhnya ke dalam liang kewanitaannya. Dengan perlahan-lahan Tom menggerakkan badannya naik-turun, sehingga lama-kelamaan tubuh Elin mulai terangsang kembali dan bereaksi, dan pergumulan kedua insan tersebut semakin lama semakin seru mendaki puncak kepuasan dan kenikmatan, terlupa akan segala penyesalan. Pertarungan mereka terus berlanjut sepanjang malam dan baru berhenti menjelang fajar menyingsing keesokan harinya.

Pukul 10 pagi keduanya baru terbangun dan terlihat Anita telah berpakaian rapi, sedang menikmati sarapan paginya sambil mengerling ke arah mereka dengan senyum-senyum rahasia. Pada mulanya Elin merasa sangat malu terhadap Anita, tapi melihat reaksi Anita yang seperti itu, seakan-akan mengajak bersekutu, akhirnya Elin menjadi terbiasa.

51 Comments

  1. spinnaker
    Posted October 8, 2008 at 11:11 am | Permalink

    nice story

  2. thomy
    Posted October 8, 2008 at 3:51 pm | Permalink

    mau donk

  3. Kent
    Posted October 20, 2008 at 4:11 am | Permalink

    Kalo bsia saya gantiin tom..penis g panjang n bsr…pasti anita n elin jg keenakan…

  4. jojo
    Posted November 13, 2008 at 1:24 am | Permalink

    bagus,pengalaman yang seru

  5. jojo
    Posted November 13, 2008 at 1:26 am | Permalink

    bagus,pengalaman yang seru tak terlupakan

  6. Lola
    Posted November 25, 2008 at 2:54 am | Permalink

    iih..punya tom besar bgd..
    Maw dunk..
    Tom..nikmatilah aku..

  7. erji
    Posted December 12, 2008 at 2:51 am | Permalink

    para manusia btobatlah …kiamat sdh dekat??> bukanya muna.. 081977669906

  8. bram
    Posted December 18, 2008 at 10:16 am | Permalink

    enak bgt rasa tuch kalau dibayangin…
    tom gantian donk..bagi-2 gw donk..

  9. rendy
    Posted December 24, 2008 at 5:15 pm | Permalink

    Lola……pny tom pasti kalah dg BESJANGKOK aq, ma aq ja gmn??????

  10. hede
    Posted December 30, 2008 at 4:52 am | Permalink

    waduh enak bengt

  11. prima darmono
    Posted January 13, 2009 at 5:29 am | Permalink

    elin cina kayaknya dan cukup bingung dengan keadaan seperti ini tak menyangka setelah nikmat akhirnya akan ketagihan deh.

  12. elkapitano
    Posted February 5, 2009 at 1:46 pm | Permalink

    ducH jd mau…..
    penisku PNjang 17 LeBR 5 cm. . .
    mau ga. hbungin 08997748063

  13. Alkater
    Posted February 19, 2009 at 4:01 pm | Permalink

    Lola suka jg ya,boleh tuh

  14. a1304x
    Posted March 7, 2009 at 8:50 am | Permalink

    hai tom loe ajakin gue kapan2 ya….

  15. Lita
    Posted March 29, 2009 at 1:31 pm | Permalink

    Eeh….mntp tuh, eh cpa yg 5u ngentot ma q

  16. revto
    Posted April 3, 2009 at 2:29 am | Permalink

    buat lita n lola sama kau aja dijamin kalian puas

  17. joko
    Posted April 16, 2009 at 4:30 am | Permalink

    sama aku juga ok, buat lola dan lita

  18. nightmare,-
    Posted April 16, 2009 at 7:35 am | Permalink

    ceritane boongan ki…

    hahahaha…

    lok mo puas ya ama gajah aja..

    hahahahahhahaha….

  19. yana
    Posted April 20, 2009 at 7:04 am | Permalink

    lola,lita call aku donk

  20. yana
    Posted April 20, 2009 at 7:06 am | Permalink

    lita..lola

  21. aan
    Posted April 25, 2009 at 12:30 pm | Permalink

    ak mau donk

  22. Jojo
    Posted April 29, 2009 at 2:57 pm | Permalink

    08999360881…. untuk cewe yg mau ngobrol2 sex

  23. okta
    Posted May 10, 2009 at 2:39 am | Permalink

    08889668231 YANG MAU NGESEX AMA PENIS PISANG
    HAHAHAHAHAHAHHAA BERCANDA

  24. RHAYA
    Posted May 13, 2009 at 2:46 pm | Permalink

    081536638167 Untuk tante kesepian

  25. vagina chubby
    Posted May 22, 2009 at 3:59 am | Permalink

    mau doNk koNToL gedE yg kaya gtU..
    Jd gg nyesel..

  26. jon
    Posted June 2, 2009 at 6:16 am | Permalink

    buat cewe” nafsu ma gw aja ok

  27. abraham
    Posted June 9, 2009 at 5:46 pm | Permalink

    081225582224.call y..panjang penis aq 28 cm,diameter 20..

  28. king of the sex
    Posted July 9, 2009 at 7:40 pm | Permalink

    ouh..ah..gw ga sabar lagi..lola,n lita nikmatin kontol ku aja kontol ku panjangnya 30 cm warna item gede de poko’ny kamu bisa menikmati kenikmatan sperma ku ooohh…

  29. fucker machine
    Posted July 17, 2009 at 5:09 am | Permalink

    081225734645… buat yang mau pone sex, or sekalian ml beneran,,, d layanin sampe puas,,, 18 cm diameter skitar 4cm.. mumpung lagi lonley w… buat cewe2 salam jari tengah dari w

  30. Suami
    Posted July 21, 2009 at 3:58 pm | Permalink

    Buat lola n lita sila hubungi aq.
    Mr. P 20cm, 6cm.
    Djamin puas smpai pagy

  31. Suami
    Posted July 21, 2009 at 4:00 pm | Permalink

    Ni nopeq. 081241611852

  32. DIAS
    Posted August 2, 2009 at 6:57 am | Permalink

    BUAAAT GADIS2 PA TANTE2 MAU ML HUB 081903771199

  33. gie
    Posted August 4, 2009 at 5:46 pm | Permalink

    Buat tante2,janda tau semacam’a mo donk,.,.,

  34. penjinak
    Posted August 17, 2009 at 12:54 pm | Permalink

    kontol sama tempik kok pada di umbar tanpa nikah …… payah lo pade

  35. Kontradiksi
    Posted September 11, 2009 at 4:31 pm | Permalink

    Jinah aj bangga. . . . . . Loe pde kudu TAUBAT . . . Kiamat udah dket..

  36. ardie
    Posted September 22, 2009 at 4:08 am | Permalink

    gw wo..khusus cwe yg mo chat or PS add YM kandaka_cwo@yahoo.com..no guy

  37. ardie
    Posted September 22, 2009 at 6:11 am | Permalink

    gw cwo..khusus cwe yg mo chat/PS add ke YM kandaka_cwo@yahoo.com..no gay

  38. some_one
    Posted September 28, 2009 at 10:41 am | Permalink

    dunia makin penuh z m da’jal2,padahal bntar lg dah dkt tuh kiamat!kpn mo tobat na?????mesum terus!

  39. ryu
    Posted September 28, 2009 at 1:50 pm | Permalink

    aq ryu.aq hypersex. pnjng kontol 17cm, lbr 3.5cm. sms aq 085716081481

  40. Rie
    Posted October 8, 2009 at 5:25 pm | Permalink

    Zinah aja diumbar…
    Inget dosa tuch…!!! Apa ga tkt msk neraka,???
    kiamat sudah dekat,Insaflah!!!

  41. putra
    Posted October 13, 2009 at 8:33 pm | Permalink

    wow………………………
    gila………….
    anu………
    shshshshshshshs……………..

  42. Sweety
    Posted October 15, 2009 at 7:21 pm | Permalink

    Ajaariiiiinnnn d0nk!….
    PenGen juGaaa nechhhh_ ??

  43. loserkids
    Posted October 16, 2009 at 7:20 pm | Permalink

    *sweety : Sini gw ajarin….,ksh almt pa no tlp yg bs d’hubungi dech….

  44. yoga
    Posted October 20, 2009 at 9:02 am | Permalink

    ngontot sama gue

  45. Andika
    Posted October 23, 2009 at 9:53 am | Permalink

    Sweety mau? Call ak aj,msh muda,seger punyaq jg gede lho
    08131710xxxx

    No telp gw edit karena semakin banyak yang komplain mengenai pembajakan no hp
    kalo memang niat silahkan pake alamat fb/fs/tweeter dll untuk promosi

    admin

  46. Kontol
    Posted November 20, 2009 at 5:36 pm | Permalink

    Macam betol jx..

  47. putr4 – medan
    Posted November 24, 2009 at 9:56 am | Permalink

    bt cew medan yg pengen rasain penis gue hub no 061-6963-2403 di jamin puassss.

  48. David utih
    Posted December 15, 2009 at 12:04 am | Permalink

    Begok lo pade..mw ja dibo’ong2in.. .

  49. Cadang
    Posted December 15, 2009 at 12:18 am | Permalink

    Ya betol banget.

  50. om²
    Posted February 6, 2010 at 2:14 pm | Permalink

    hmmm……

    yg lgii bosan ama psanan yg lma …
    mao yg bruu add aj FB qu street holic

  51. lia
    Posted February 23, 2010 at 6:54 am | Permalink

    uh,,,jadi meringding bacanya bikin gue horny bgt,,,,pngen jdinya

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*