Category Archives: Men's need to know

informasi-informasi yang berguna buat pria

Dengan 10 Menit Bisa Membuat Wanita Orgasme

22
Filed under Men's need to know

Wanita adalah subjek bagi kaum pria untuk memuaskan hasratnya. Tetapi apakah para pria peduli untuk memuaskan sang wanita itu sendiri saat bercinta. Itu pasti akan selalu menjadi pertanyaan bagi kita semua. Mungkin memang ada sebagian kaum pria memuaskan wanita dan akan menjadi pria idamannya. Tetapi apakah kaum pria itu tahu langkah- langkang yang di butuhkan sang wanita untuk sampai ke langit ketujuh hanya dengan merangsang G Spotnya? Untuk itu kami akan memberikan langkang-langkah untuk kaum pria yang ingin memuaskan sang wanita untuk terbang ke Surga

Menit Pertama : Mulailah dengan membelai kepalanya dan arahkan belaian dari kening menuju leher, untuk lebih merangsang usahakan telunjuk anda menyentuh belakang bagianh telinga sang wanita.

Menit Kedua : Cium wajahnya mulai dari kening dan telusuri secara perlahan kearah mata dan menuju hidung. Kemudian cium bibirnya dimulai dari sudut bibirnya agar sang bibir wanita penasaran dan membuat jantung wanita berdegup kencang.

Menit Ketiga : Gunakan lidah anda untuk melakukan rangsangan di bagian telinga dan hembuskan nafas ringan anda sesekali kedalam liang telinga.

Menit keempat : Setelah menjelajahi bagian telinga, ciumlah bagian lehernya dan berikan sedikit kecupan dan lakukan jilatan mesra dengan lembut.

Menit kelima: Turunkan ciuman anda ke arah bagian samping dadanya dan ekslorasi bagian samping dadanya hingga sang wanita mendesah kegelian.

Menit keenam : Mulailah arahkan ciuman anda ke bagian payudarahnya namun jangan langsung ke putingnya. Lakukan putaran dari bagian terluar payudarah menuju ke putingnya dan lakukan bergantian, ini akan membuatnya menjadi penasaran dan meningkatkan hasratnya.

Menit ketujuh : Mulailah jelajahi bagian perutnya dengan lidah anda dan jilat perlahan lubang pusarnya, pasangan anda akan mendapatkan rangsangan yang luar biasa.

Menit ke Delapan : Sekarang gunakan lidah anda untuk menyerang bagian pahanya sambil tangan anda memainkan bulu yang berada di bagian vaginanya, hal ini dapat lebih merangsang sang wanita.

Menit ke Sembilan : Lakukan rangsangan ke bagian luar vagina dengan cara menjilat bibir vagina dan tonjolan kecil yang berada dibagian bawah, itu akan membuat sang wanita bahagia dan dapat rangangan tinggi.

Menit keSepuluh : Menit-menit terakhir masukan lidah anda ke dalam lubang vagina wanita dan jilatlah secara perlahan, selingi dengan isapan keluar dengan bibir anda dan jilat bagian atas vaginanya. Dan sampailah si wanita ke Surga tanpa melakukan ML dan sang wanita puas.

Info : Variasi Oral Sex

42
Filed under Men's need to know, Women's need to know

Konon Caesar Caligula tak hanya menyimpang perilaku sex-nya, tapi juga keranjingan oral sex. Dan melakukan oral sex tidak hanya dengan satu pasangan melainkan beramai-ramai.

Dalam perkembangannya, kini oral sex menjadi foreplay, afterplay dan variasi dalam beraktivitas seks.

Jika memang saling mencintai, menyayangi satu sama lain, apapun yang diinginkan oleh pasangan maupun keduanya dilakukan dengan senang hati.

BERBAGAI AROMA
Apa sebenarnya oral sex? Apa benar pengertiannya hanya seputar ketika wanita melakukan pada pria?

Pengertiannya oral sex yang lebih luas lagi adalah kegiatan seks yang dilakukan oleh mulut, berupa ciuman bibir, kecupan lembut, menjilati bagian sensitif di daerah-daerah erotis. Hanya saja yang paling populer adalah oral yang dilakukan wanita pada alat kelamin.

Padahal oral yang dilakukan oleh wanita terhadap lelaki dalam istilah sexsologi adalah felatio (dalam bahasa slank-nya disebut sepong atau lebih banyak dikenal dengan singkatan SPG). Sedang yang dilakukan lelaki terhadap wanita disebut dengan cunnilingus.

Sementara yang dikenal selama ini, oral sex terbatas pada pengertian yang dilakukan wanita terhadap lelaki. Dan jika sama-sama melakukan oral sex populer disebut ‘Gaya 69′. Namun untuk bahasan kali ini kita mengikuti saja istilah umum yang sudah terlanjut populer, oral sex.

Pengertian oral sex bisa dilakukan saat foreplay dan afterplay. Saat foreplay, oral sex dilakukan untuk merangsang fisik, bangkitnya gairah yang meledak-ledak, pemanasan yang hangat. Sehingga memudahkan untuk menuju ke intercourse yang menghasilkan puncak kenikmatan yang maksimal.

Setelah sampai puncak, lakukan afterplay dengan oral sex. Untuk menunjukkan kasih sayang pada pasangan (baik lelaki pada wanita maupun wanita pada lelaki) setelah mencapai puncak, jangan langsung tidur atau membalikan badan, tapi tunjukkan dengan oral sex.

Badan memang terasa lemas dan keinginan untuk menutup mata lebih dominan, tetapi lebih baik jika sempatkan untuk bersenda gurau sejenak, berciuman sebelum tidur, atau sekadar mendekap erat pasangan Anda!

Dalam afterplay lebih kepada psikis, dengan mencurahkan kasih sayang, dan cinta Anda ke pada pasangan seperti dekapan hangat, ciuman, kecupan mesra. Sehingga pasangan merasa dicintai bukan disaat melakukan hubungan seks, melainkan disegala suasana dan dicintai sepenuh hati.

Jadi felatio dan cunnilingus kapan dilakukan? Bisa dilakukan saat foreplay atau afterplay. Tapi memang paling tepat dilakukan saat foreplay, karena saat-saat itu gairah sedang memuncak. Atau saat-saat jeda sebelum orgasme (tentu saja sesaat sebelumnya harus dibersihkan).

Kini banyak pembersih yang dikhususkan untuk pembersih bagian-bagian sensitif dengan berbagai aroma. Mungkin agak kurang tepat dilakukan jika pada afterplay, karena gairah sedang menurun atau anti kilmaks.

KEBERSAMAAN
Bagaimana potensi oral sex dalam hubungan badan?
Oral sex sangat disukai dan dinikmati oleh laki-laki maupun wanita. Bahkan tak sedikit oral sex bisa menimbulkan orgasme. Karena itu banyak yang menyukainya. Bahkan pada sebuah kasus, ada wanita yang hanya di-oral, sudah orgasme.

Tehnik yang dilakukan oral sex terhadap wanita dengan menjilati bagian luar vagina maupun dalam, kemudian sembari ditiup ini akan memberikan sensasi rasa yang tak bisa digambarkan dan tentunya memuaskan.

“Jangan salah, oral sex bisa menimbulkan orgasme, menghasilkan puncak kepuasan dalam aktivitas seksual. Tidak hanya intercourse atau hubungan alat kelamin saja, tapi oral sex juga mampu memberikan orgasme,”

“Dari segi kesehatan, oral sex boleh-boleh saja dilakukan, sepanjang orang itu sehat dan tidak memiliki penyakit kelamin. Dari segi kesehatan secara keseluruhan melakukan oral sex dengan orang yang bersih dan sehat, idealnya tidak apa-apa,”

Yang jelas, oral sex, felatio dan cunnilingus bisa dilakukan dengan menyenangkan kalau atas dasar senang sama senang, rela dan nyaman. Bukan hanya keinginan satu pasangan, dimana pasangan satunya keberatan dengan alasan tertentu.

Takut pasangan kecewa lalu mau melakukannya, meski dengan setengah hati, bisa menimbulkan masalah kelak kemudian hari. Karena salah satu pasangan tidak bisa menikmati saat-saat tersebut. Ini yang harus diwaspadai oleh pasangan yang menginginkannya. Dengan cara seperti itu kenikmatan akan jalan sepihak.

Yang penting lainnya, harus dilakukan dengan baik dan benar, maksudnya disini tidak berlebihan sehingga menimbulkan cidera pada bagian sensitif yang memang sensitif terhadap benda-benda keras seperti gigi atau benda-benda lain di sekitar mulut seperti kumis yang kasar.

Jadi yang baik dan benar itu yang bagaimana? Ya, harus halus dalam melakukannya. Meski libido telah tinggi tetap harus terkendali. Jangan mau mengejar kenikmatan malah menimbulkan kesakitan

Tips untuk melakukan oral seks yang baik dan benar apa saja?
Pertama dua-duanya suka, yang melakukan dan dilakukan suka, tidak ada pemaksaan yang paling penting. Biasanya hal tersebut terjadi secara alamiah dan reflek, jadi nggak harus dipaksakan. Kalau ada pemaksaan, nantinya tidak menyenangkan. Tidak ada patokannya untuk berciuman dulu, saling menjilati. Ada juga yang langsung to the point, nggak apa-apa sepanjang mereka memang suka.

Dianjurkan sebaiknya sebelum memulai oral sex, membersihkan diri dengan mandi terlebih dahulu, serta sikat gigi, sehingga saat melakukannya terjamin kebersihannya. Setelah seharian beraktivitas, badan tentunya kotor, berkeringat, ada kuman yang menempel, sehingga perlu sekali untuk membersihkan badan dari kotoran. Bukan hanya bersih tetapi lebih segar

Bagaimana dari segi kesehatan mengenai oral sex, felatio dan cunnilingus? Apakah aman-aman saja?
Suatu hal yang wajar. Merupakan variasi dalam aktivitas seksual. Jadi kalau dilakukan dengan benar dan baik, ya, wajar-wajar saja. Nggak apa-apa, karena termasuk ritual seks.

Dari segi kesehatan secara keseluruhan melakukan oral sex dengan orang yang bersih dan sehat, idealnya tidak apa-apa. Tapi kalau kita lakukan dengan orang yang tidak jelas, misalnya PSK (pekerja seks komersial) dan punya penyakit, itu bisa langsung menular.

Oral sex, felatio dan cunnilingus yang baik dan benar yang seperti apa?
Artinya dua-duanya siap untuk melakukan oral seks. Siap ini maksudnya, dua-duanya sama-sama mau, tidak ada pemaksaan karena mau menyenangkan pasangan. Jika ada unsur pemaksaan, lebih baik jangan! Tapi kalau memang keduanya menghendaki, silahkan selama itu memuaskan.

Selama ini dikenal sebagai variasi saja, bagaimana kalau dilakukan sebagai rutinitas?
Misalnya memang mau melakukan sebagai rutinitas, boleh saja. Aktivitas seksual secara penuh ada namanya foreplay, intercourse, afterplay. Tidak harus di intercourse, lakukan oral sex saat foreplay dan afterplay. Tidak masalah! Justru ini merupakan salah satu tehnik dalam melakukan foreplay atau afterplay. Misalnya dengan cumbuan, ciuman bibir, mata, kening, yang menghasilkan kenikmatan lain.

Untuk wanita mereka sangat senang diperlakukan seperti ini, karena cara ini menunjukkan kasih sayang, perhatian, melindungi, lebih ke segi psikis. Memang untuk merangsang daerah-daerah sensitif.

Jangan salah, oral sex bisa menimbulkan orgasme, menghasilkan puncak kepuasan dalam aktivitas seksual. Tidak hanya intercourse atau hubungan alat kelamin saja, tapi oral sex juga mampu memberikan orgasme.

Ada kasus laki-laki membutuhkan waktu yang lama untuk mengeluarkan sperma, sehingga dibutuhkan oral sex lebih dulu?
Ya, sebenarnya sebagai salah satu aktivitas boleh saja. Tapi kalau memang lama, nggak apa-apa kan? Dan tak perlu oral. Justru banyak wanita yang suka laki-laki yang lama mengeluarkan spermanya. Karena lama, jadi bisa lebih puas menikmatinya.

Bagaimana jika secara tak sengaja menelan sperma, apakah akan menimbulkan penyakit?
Nah, ini yang sering saya terangkan dimana-mana. Sepanjang aktivitas seks itu dilakukan oleh orang yang sehat, tidak punya penyakit, tidak masalah. Air mani itu sendiri mengandung kadar protein yang tinggi, kalori yang tinggi.

Jadi didalamnya ada energi. Kenapa ada energi? Karena di dalam air mani terdapat jutaan sperma. Jadi sperma yang tertelan, sepanjang sehat tidak akan menimbulkan penyakit. Malah menguntungkan untuk tubuh yang menelannya, karena terdapat energi dan jadi lebih kuat.

Ada mitos juga yang mengatakan jika meminum sperma membuat awet muda? Apalagi kalau sperma dari laki-laki yang masih perjaka?
Secara logika, kemungkinannya bisa benar. Kenapa? Karena sperma mengandung kadar protein yang tinggi, terdapat unsur energi jadi bisa lebih bugar. Malah pernah ada yang tanya, kalau dimuncratkan ke wajah, bagaimana? Ya, oke-oke saja, karena memang protein dan energi yang tinggi. Bisa jadi wajah lebih licin, bagus, logikanya begitu.

Kosmetik atau vitamin khusus wajah, semua mengandung energi. Kalau ada protein dan energi yang alami, kenapa nggak? Asal sepanjang orang itu sehat tidak apa-apa. Dan tidak ada urusan dengan perjaka apa tidak. Karena apa? Sperma itu mengandung protein dan energi yang tinggi.

Apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat oral sex?
Sebenarnya semua yang mau dilakukan saat oral sex, boleh-boleh saja. Nggak ada larangan, yang penting pada saat melakukannya dua-duanya saling menikmati. Apakah dia mau pakai oral yang macam-macam, misalnya pakai bibir, lidah, isapan, jilatan, tiupan, yang bisa menimbulkan rangsangan khusus. Sepanjang itu dilakukan oleh keduanya dengan senang dan puas.

Jika ada kendala misalnya lagi sariawan, dimana sariawan tanda penyakit akibat infeksi, kemudian gusi lagi sakit sebaiknya dihindari dulu! Bahkan kalau dari salah satu pasangan memiliki penyakit kelamin misalnya pada wanita mengalami keputihan, sebaiknya jangan lakukan oral seks! Sembuhkan dulu, pulihkan dulu, jika sudah baru lakukan oral sex, sehingga tidak menularkan penyakit!

Apakah oral sex itu sendiri dapat menimbulkan penyakit sariawan?
Sepanjang keduanya sehat, nggak akan terinfeksi karena memang tidak ada kumannya.

Ada yang menggunakan oral sex dengan memberi alat vital madu, ice cream, apakah boleh?
Ya, boleh saja. Hal itu kan sebagai salah satu tehnik agar lebih menyenangkan si pelaku. Karena kalau hanya menjilati daging, kulit tidak ada rasanya. Sekadar menambahkan rasa, boleh-boleh saja. Tidak merugikan!

Sehabis melakukan oral sex kemudian langsung berciuman mulut, apakah tidak ada dampak negatifnya misalnya penyakit?
Nggak masalah. Kalau sudah mau melakukan oral sex, mestinya tidak perlu berpikiran seperti itu lagi. Sepanjang dua-duanya sehat, nggak ada yang akan menularkan. Lain halnya jika salah satu punya penyakit, pasti akan menular. Misalnya yang laki-laki punya penyakit kelamin, kemudian wanitanya melakukan felatio, maka penyakit yang diderita laki-laki akan menular ke wanitanya

Ssssttt … PARA PRIA WAJIBB TAHU !!!

4
Filed under Men's need to know

Cerita 17 tahun,3gp porno dan foto bugil terbaru hanya ada di www.17tahun.us

Pria yang mahir memainkan jari-jari pada Mrs V bisa membuat hasil yang mengagumkan. Tentu saja, terserah Anda untuk menggambarkan persisnya apa yang disukai istri Anda baik itu kecepatan, tempo dan jumlah jari-jari yang diinginkan.

Tips hari ini akan menawarkan berbagai macam kenikmatan yang bisa pria hasilkan dari jari-jarinya untuk merangsang dan memuaskan istri. Tetapi sebelum Anda mulai, pastikan jari jari tersebut bersih, mulailah dengan penuh kelembutan, tetapi sekali ini semua tergantung anda dan pasangan anda!

1- Menggosok

Klitoris adalah tempat untuk membikin orgasme kebanyakan wanita. Saat ia cukup terangsang sehingga keluar cairan untuk lubrikasi atau Anda memberikan pelicin di jari-jari Anda, gunakan jari telunjuk dan jari tengah Anda untuk menggosok klitorisnya pelan-pelan dengan gerak melingkar.

2- Jari-jari yang paling cepat

Apakah istri Anda lebih suka perlahan untuk melakukan hubungan seksual, atau suka meloncat naik turun diatas Anda seperti kelinci? Jika yang terjadi adalah yang terakhir, maka gunakan jari tengah Anda untuk keluar masuk dengan kecepatan tinggi yang mungkin akan menimbulkan orgasme. Tangan sibuk yang penuh sensasi ini akan bisa membangkitkan gairah bahkan orgasme.

3- Pertolongan tangan

Jika Anda dapat mengatur untuk menggunakan kedua belah tangan pada tempo berbeda, dia akan mengalami kenikmatan di seluruh tempat. Selagi Anda menggunakan ujung jari pada salah satu tangan untuk menggosok klitorisnya dengan gerakan melingkar, gunakan telunjuk dan jari tengah dari tangan yang satunya untuk keluar masuk Mrs Vnya.

4- Sekrup

Dalam spirit teknik “jari yang paling cepat”, Anda akan perlu menggunakan jari telunjuk dan tengah Anda untuk yang ini. Lagi, duduklah di antara kakinya dan mulai dengan telapak tangan Anda menelungkup. Masukkan jari Anda seluruhnya ke dalam, kemudian putar tangan Anda sedemikian sehingga telapak tangan Anda menghadap atas dan keluar masuk. Ulangi sesering mungkin, kalau perlu sampai dia mencapai orgasme.

Tip: Saat Anda memutar tangan Anda sedemikian sehingga telapak tangan Anda menghadap atas, sentuhlah klitorisnya dengan ibu jari Anda setiap kali.

5- Indikator G-Spot

Duduklah di depannya dengan telapak tangan menghadap atas, saat Anda memasukkan jari-jari Anda ke dalamnya, buatlah isyarat ” yang datang kemari”. Sasaran Anda adalah mencoba untuk menyentuh pusarnya dari dalam, yang pada hakekatnya menyentuh G-Spotnya. Jangan terlalu agresif, ya. Mulailah pelan-pelan dan lihatlah reaksinya, biarkan iramanya tetap sama atau tingkatkan kecepatan.

6- Yang penuh sensasi

Jika Anda dan wanita Anda menikmati mencoba sesuatu yang baru, maka yang ini mungkin adalah yang menyenangkan baginya. Selagi Anda sedang menggunakan jari tengah dan telunjuk di dalam Mrs Vnya, cucukkan jari kelingkingmu ke anusnya (tangan Anda harus menyamping,telapak tangan Anda menghadap pahanya). Selagi Anda keluar masuk, kedua lubang akan jadi dirangsang secara serempak.

Tetaplah ingat, setelah Anda menempatkan jari ke dalam anus, Anda tidak bisa menempatkan jari yang sama itu ke dalam Mrs V-nya– mungkin akan menyebabkan infeksi.

7- Mengiris

Yang ini memerlukan pemberian minyak pelumas yang bagus. Dengan jari tengah dan telunjuk Anda, mulailah dengan menempatkan ujung jari Anda sebelah menyebelah klitorisnya, kemudian meluncur bawah dan membuat jalan Anda ke Mrs V nya. Kembalilah lagi di mana Anda memulai dan ulangi manuver ini.

Tidak bisa meletakkan jari

Menggerakkan Mrs V hingga mencapai orgasme sama sekali tidak sesulit yang Anda pikir. Sekali Anda mengatur untuk membangunkan gairahnya, tubuhnya akan ikut. Dan tentu saja, Anda perlu mendorong dia untuk menceritakan apa yang dia suka.

Para Pria tunjukkan padanya apa yang bisa Anda lakukan dengan jari-jari ampuh anda!

Sanggar Senam

18
Filed under Cerita Dewasa, Men's need to know, Resensi film, Sexy Asian Girl

Cerita 17 tahun,3gp porno dan foto bugil terbaru hanya ada di www.17tahun.us

Ini Pengalamanku sebenarnya, sengaja aku samarkan namaku dan suamiku agar dia tidak tersinggung dan tidak tahu kalau ini yang nulis saya, Kalau sampai tahu kan nggak enak dong, bisa tengkar nantinya.
Kejadian ini tidak pernah kuduga sebelumnya, Selama ini rumah tanggaku berjalan baik dan aku tidak pernah melakukan hubungan sex selain dengan suamiku sendiri. Ade, suamiku seorang kontraktor yang cukup besar di kota Malang Jawa Timur, hampir setiap hari waktunya habis dikantor untuk mengurus proyek dan proyeknya. Aku sendiri Dini menikah dengan Ade, kakak tingkat kuliahku di Perguaruan Tinggi Bandung , 2 tahun diatasku. Kehidupan sexku biasa saja, dan cenderung membosankan padahal kurasakan sampai sekarang gairahku cepat sekali memuncak dan kalau melakukan hubungan intim aku suka sekali berlama- lama menikmati dengan berbagai variasi, tetapi suamiku orangnya kuno dalam melakukan hubungan sex dengan cara yang biasa saja, dia diatas dan aku dibawah, kadang aku kepingin juga cara lain seperti pada video porno yang pernah kulihat saat suamiku pergi, tapi tidak pernah kesampaian, karena pernah kuutarakan pada suamiku dia tidaka menjawab apapun, sehingga kadang aku merasa tidak puas. Aku sering juga melakukan masturbasi untuk menambah kepuasanku sambil membayangkan wajah seseorang dengan penis menantang. Saat ini aku dikaruniai 2 orang anak yang cukup manis dan ganteng. Aku sendiri memiliki beberapa kesibukan dirumah dengan membuat caterring untuk beberapa perusahaan yang ada di Malang . Jadi dari segi materi aku bisa dikatakan sudah cukup.
Untuk mengisi waktu luang aku sempatkan mengikuti kegiatan kesehatan berupa senam pada sanggar senam tertentu hal ini aku lakukan untuk menjaga stamina dan juga tubuhku biar tidak gembrot, dan hasilnya lumayan saat ini tinggi badanku 165 cm, rambutku hitam pekat, mata coklat, pinggangku cukup ramping pantat juga berisi dan yang penting payudaraku tidak kendor walaupn pernah menyusui dan ukurannya cukup membuat orang menelan ludah 36C. Aku sengaja mengambil jadwal pagi karena siang sedikit aku harus sudah rapi berada dikantor pribadiku.
Setelah membereskan urusan rumah aku bersiap berangkat menuju tempat senam, denga memakai T shirt Kuning cukup ketat dan celana senam aku memagut diri dikaca, Yach,… lumayan juga pikirku, dengan tshirt tersebut payudaraku seakan tertekan dan hendak melompat keluar, aku sadari itu.
Peugeot 306 yang kukendarai memasuki pelataran parkir kulihat didalam suara cukup ramai juga kiranya hari ini. Aku memang tidak pernah ikut ibu-ibu yang suka ngerumpi ditempatku senam, selesai senam aku langsung pulang. Pagi ini berbeda sekali tempat senam hampir penuh, aku duduk sendiri ditepi sambil mempersiapkan baju senamku, aku menuju kekamar ganti kudengarkan ada beberapa suara ibu-ibu cekikikan sambil menceritakan pengalamannya, Ah,… gila pikirku, mereka suka sekali sama laki-laki muda usia untuk permainan sexnya.
“Iya Jeng Nik,… tadi malam itu seru lho, aku tidak menyangka Dion begitu perkasa, aku dibuatnya tak berkutik dalam 4 ronde sekaligus, padahal kelihatan dia paling pendiam ya disini, dan permainannya,………. Yahuuut lho, memekku sampai seperti mati rasa,……” Cerita salah satu ibu peserta senam.
“Ah,…. Masak sih jeng Rita,….. yach,… sayang aku nggak dapet ya,… kalau sama Rico gimana jeng,……… itu lho anak SMA 3 yang kita temukan bersama waktu nongkrong di café Regent,….. yang itunya item dan gede.” Timpal temannya.
” Oh,….. Kalo yang itu sih lumayan, tapi permainannya masih hebat si Dion, Awalnya saja aku sudah keder dibuatnya.”.,,,,,,,
” Masa,… aku jadi pengin mencobanya jeng,…… Lihat aja ya nanti,… aku habisin dia dengan segala tenagaku,…” celetuknya dengan geregetan.
Pembicaraan terus berlangsung secara tidak sadar aku terbawa ikut memikirkan Dion,… Apakah Dion itu pelatih senam yang baru 2 bulan melatih ditempatku, kalo lihat cirinya pendiam dan acuh sih memang dia,…tanpa terasa tanganku telah berada diantara dua pahaku terasa hangat dan kuraba pelan memeku dari luar baju sanam ah,…. Cepat-cepat kubuang pikiran buruk itu aku tidak ingin terjadi sesuatu. Semakin kupikir semakin berkecamuk pikiran itu ada. Aku ingat waktu itu
Dion memang sempat menjadi buah bibir dikalangan ibu-ibu tempatku senam tapi aku tidak pernah sedikitpun ikut didalamnya. Apakah dion itu ya yang dibicarakan ibu-ibu.
Pertama kali masuk Dion memang sempat grogi disoraki oleh ibu-ibu bahkan sempat membuat wajahnya memerah ketika perkenalan ibu-ibu menanyakan statusnya. Bahkan salah satu ibu ada yang nyeletuk menanyakan besar tidaknya ukuran vital Dion, dan hanya dijawab dengan senyum saja.
” Tok,.. Tok,… Tok,…..”
Aku terkejut mendengar pintu kamar ganti diketok dari luar, ah kiranya cukup lama juga aku berada dikamar ganti , cepat cepat kekemasi barangku dan keluar menuju hall senam, disana masih banyak ibu bergerombol menunggu waktu senam berlangsung. Aku duduk sendiri sambil minum the hangat,… tiba-tiba disebelahku duduk empat ibu-ibu yang nampaknya cukup centil dengan usia yang bervariasi. Sambil berbasa-basi dia memperkenalkan diri dan,….. aku agak terkejut karena suara dan namanya sama dengan yang ada di kamar ganti sebelahku tadi. Jeng Nanik dan Jeng Rita cukup keren juga orangnya dari parfum dan merk lain yang ada ditubuhnya bukan orang yang tidak mampu kiranya. Nanik kutasir berusia 37 tahun dan mengaku anaknya 3 dan suaminya pegawai swasta dengan jabatan cukup layak, kulitnya putih dan mulus dengan alis tebal dandanannya tidak semenor Rita Tingganya sekitar 5 Cm dibawahku dan payudaranya juga tidak sebesar punyaku, kutaksir sekitar 34 B tapi nampak serasi sekali dengan penampilannya. Kalau Rita lebih tinggi dari Nanik tapi masih dibawahku, rambutnya dipotong pendek dan kulitnya kuning langsat dengan jari lentik payudaranya kutaksir bernomor 36 B dan pantatnya lebih besar dari Rita, dan kelihatan sekali Rita lebih aggresif dalam pembicaraan, sambil diselingi tawa renyah mereka.
” Eh jeng Dini kan sudah lama ikut disini, udah pernah nyoba-nyoba rasa lain nggak selain rasa suami,……Dengan cara arisan bersama,… enak lho jeng, rugi kalo nggak mencobanya” celetuknya berbisik hati-hati,…… Sambil sesekali melirik Nanik.
Merah wajahku rasanya, karena selama ini tidak pernak aku temukan orang yang bicara terbuka seperti itu,… “E,…. E,….. ti,… ti,… dak kog,.. ini apa ya,…. Aku gelagapan.
Dan serempak dua ibu tadi tertawa berbahak-bahak,…… Ah,… masa jeng Dini, lha wong sekarang fasilitas sudah banyak kog tidak dipergunakan, yach,… JUST FOR FUN saja kog, kalo habis yang dibuang to jangan dibawa pulang bingkusnya bisa bahaya ya jeng Nanik,…. Iya lho Jeng Dini kita ini kan punya kelompok disini yang kadang bikin acara enjoy bersama dan tertutup sekali lho, tidak semua ibu boleh ikutan disini, Tak lihat jeng Dini mulai pertama ikut senam tidak pernah ada teman dan menyendiri, apa salahnya kalo bergabung dan menikmati menu baru kami.
Gila orang-orang ini Jeng Nanik pintar juga ngomong gituan, belum sempat aku berpikir dan menjawab mereka menyela lagi,…. “Sudah lah jeng Dini ,…. Ikut aja rahasia pasti terjamin kog,.. dan yang penting ada menu baru tiap bertemu”. Sambil menarik tanganku menuju hall senam. Konsentrasiku bubar selama senam aku secara tidak sengaja hanyu oleh pikiran ibu-ibu, dan kebetulan pelatihku hari ini Dion.
Kuperhatikan seksama Dion cukup keren juga Tongkrongannya bodinya bagus, otot-ototnya nampak menyembul, dan,…. Ayooo,… hap,… satu,… dua,… renggangkan kaki,… perintahnya. Dia menghadap peserta senam dan,… Alamak,… otot diantara kedua selangkangannya tertekan oleh baju senamnya nampak menyembul keras dan cukup panjang, aku jadi berpikiran yang bukan bukan, seandainya bisa kugenggam dan kulakukan seperti di video porno itu enak kali ya,…….Gila,… pikirku aku kog jadi gini.
Senam sudah usai, mobil merangkak pelan menuju garasi, kuhempaskan tubuhku diatas kasur, pikiranku berkecamuk membayangkan perkataan ibu-ibu tentang menu baru penuh rahasia tadi, tiba-tiba pikranku menerawang dan melintaslah bayangan Dion dengan mesra aku merinding, Dion seolah datang dan memelukku, tangannya mulai membelai punggung dan turun ke pantat. Diremasnya pelan dan kurasakan benda keras diantara selangkangannya menempel ketat dibaju senamku, aku kegelian, dan,….. Lambat namun pasti kurasakan tangannya mulai menyentuh dadaku yang kenyal, kurasakan pelintirannya membuat pentilku mulai kaku dan keras,……..Aku mulai mengejang, tapi tak dilepas tangannya didadaku bahkan mulai nakal, tangan kanannya berani menuju selangkanganku dikuaknya kuat-kuat celanaku sampai kudengar robekan kain Oh,……. Jari-jemarinya membelai lembut gumpalan daging lunak penuh bulu dan,… Mulutnya tak tinggal diam, Dion mulai mengeluarkan lidaknya menjilati memekku yang mulai basah,…. Aaaaaahhhhhhh,,,, Zzzzzzzt,….. aku tak kuat menahan, Dion masih terus menjilat dan menjilat klentitku mulai kaku dan memekku semakin basah dan,…. Kriiiinngggg,….. Krrriiiiingggg,…. Suara telepon berdering aku tertegun,…Gila cing aku bisa membayangkan dengan Dion begitu hebaaat, badanku meriang rasanya dan satu lagi yang kurasakan basah diselangkanganku. Aku bangun bermalas-malasan dan kuangkat telepon.
” Hallo,…. Jeng Dini ada”,…..
” Ya saya sendiri, siapa ini ya,…”
” Aduh,…. Masak lupa saya Rita yang senam tadi,….. Wah sedang apa ini kog kayaknya malas-malasan saja,……..
Terasa sekali memang agak serak suaraku saat ini habis membayangkan dengan Dion kering rasanya tenggorakkan.
“,…. Oh,…. Tidak jeng ini lho sedang membersihkan rumah kacau balau gini, kalau jeng Rita sedang apa ini kog tumben telpon saya”,…
” Ah enggak lagi free aja ini ngga’ ada temen ngobrol,… Eh,.. iya gimana tadi tawaran kelompok kami jeng,… Mbok ikut aja lah biar sekali-sekali punya menu sesuai selera,… ha ha ha,….. ndak usah takut,.. enjoy aja kog,…………….
Jeng rita menceritakan panjang lebar club gilanya dan aku tambah menerawang atas kegiatan dengan pengalamannya yang menggila itu.
“,…. Jeng Rita apa suami jeng nggak curiga,…….. belum selesai aku bicara, Rita menimpali dengan amat berapi-api.
” ,… ya caranya dong,… abis gituan sama yang lain jangan mikirin dia lagi, abis ya abis kan beres jeng jadi nyampek rumah pikiran fres dan segar lho,…. Bener Jeng,… ayo deh ikutan ,…… nanti pasti deh jeng Dini suka. Rayunya tak henti-henti”.
Tak lama berselang telepon kuakhiri tanpa jawaban iya atau tidak,….. aku bingung dan berfikir keras sampai akhirnya aku tertidur.
Sore hari setelah menerima laporan dari tukang antar caterringku aku membukukan hasil caterringku selama sehari, aku membantu anak-anakku menyelesaikan tugas belajarnya. Kudengar bel pintu dan suamiku pulang dengan wajah kuyu kelelahan, kupersiapkan perlengkapan mandinya.
Malam larut aku sangat menginginkan hubungan intim malam ini, kucoba dekati suamiku dia sudah tertidur lelap tergambar kelelehan diwajahnya, aku kasihan tapi memekku sudah mulai basah ingin dijenguk oleh kemaluan suamiku. Kucoba membangunkan dia, tapi dia menolak dan hanya kekecewaan yang kudapat malam ini dan tanpa tersadar aku sudah terlelap.
Suasana hingar bingar ruang senam kembali kudengar dan kulihat sekeliling kembali bergerombol sekelompok ibu-ibu yang 3 hari kemarin mengajakku ikut dalam kelompoknya.
” Hai jeng Dini,… sini dong kenapa sendirian saja disitu” ajak jeng Rita sambil tersenyum. Kulangkahkan kakikku menuju kearah mereka kuhitung ada 7 orang denganku. Aku berbasa basi memperkenalkan diri.
” Ibu-ibu, ini peserta baru kita yang saya ceritakan kemarin itu lho,,…. Gimana Jeng jadi ikutan ya,… untuk pengalaman aja kog,… ” ajaknya merayu.
” Iya jeng ,…. (spontan ibu-ibu seperti Koor) “Rahasia terjamin deh”, “Mereka itu sudah terlatih kog, habis acara ya kayak ngaak kenal lagi sama kita deh,… dijamin”,….”dan yang penting jeng dijamin pasti enjoy dan kurang terus,…. Hehehe”,….
Suara mereka bersautan mempromosikan kegiatannya selama ini. Aku yang pusing belum memperoleh jatah suamiku tiba-tiba timbul pikiran burukku untuk mencobanya.
” Tapi,… Gimana ya,….. ” tanyaku bingung dan ragu.
” Alaaaaaahhhh nggak usah bingung jeng nanti kita antar dan kita service untuk anggota baru kita,… gimana ibu-ibu kalo saat ini kita tetapkan aja bahwa anggota baru kita yang memperoleh jatah arisan kunci saat ini dan langsung kita antar,…. Setuju”.
” Setuju deh biar tambah saudara,…. Nah sekarang kita senam dulu yok,…”.ajaknya sambil memberikan kunci padaku dan aku menerima kunci tersebut tetapi tidak tahu untuk apa kunci itu. Senam kali ini aku benar-benar tidak konsentrasi dan bingung apa yang harus aku lakukan, hampir semua gerakanku tidak ada yang benar.
Senam telah berakhir dan ibu-ibu mengajak menuju tempat yang telah disediakan, sebuah rumah yang cukup bagus dengan halam luas dibelakang terdapat kolam renang, aku membuka dengan kunci yang telah disediakan, dan kulihat ada 3 kamar yang tertutup setelah omong-omong sejenak, beberapa ibu masuk kamar mandi untuk membersihkan diri tak lama kemudian mereka ada yang minta diri untuk pulang.
” Begini jeng Dini itu kuncinya ada lima kan ?… salah satunya kunci diruangan yang tertutup ini nah nanti kalo jeng Dini sudah siap buka aja kamarnya dan,…. Lihat sendiri deh ada apa disana dan enjoy saja rimah ini aman kog, ini punya jeng Nanik dan memang khusus untuk kegiatan Arisan ini, kebutuhan makan dan minum ada di kulkas,… dan silahkan saja dinikmati sampai jeng Dini suka kalo pulang ya langsung aja pulang, kuncinya jangan dibawa lho jeng,… liriknya menggoda”.
Aku termanggu mendengarkan ocehan jeng Rita sementara temanya hanya tersenyum dambil memainkan matanya. Aku semakin bingung bagaimana nantinya.
Tak lama kemudian mereka berdua mohon pamit pulang terlebih dahulu dan aku tinggal sendirian. Aku bingung melangkah antara iya dan tidak, aku juga teringat kisah kayalanku dengan Dion,…… aku tercenung.,…..ingin mencobanya, kulangkahkan kaki dengan berdebar Klik,.. !!!! pintu pertama kubuka tapi kulihat sekeliling tidak ada seorangpun, pintu kedua kubuka dan,…. Darahku berdesir hebat kuluhat seorang lelaki tegap dan cukup ganteng dengan kulit bersih memakai T shirt hitam dan celana pendek biru tua dia tersenyum, aku membalas kecut dan kuurungkan langkah kakiku masuk kamar tersebut, aku kembali duduk diruang tamu. Kunyalakan televisi untuk menepis kegugupanku kuganti channel per channel tapi tak ada yang menarik tiba-tiba,….
” Hai ,.. Aku Bandi,.. Kenapa kog tidak ngobrol didalam saja tadi kan udah buka pintu tak tunggu lho,…..” pintanya sambil mengulurkan tangan perkenalan.
” Eh,.. e….Aku Dini,,.. Eh… Ah nggak kog Aku cuman pengin tahu aja”, jawabku gugup dan tanganku mulai berkeringat dingin.
Kuperhatikan wajahnya ada bulu halus didagu masih baru dicukur dan dadanya cukup bidang dengan tinggi badan berkisar 175 Cm, otot-ototnya menonjol kuat. Bandi dengan santai duduk disebelahku sambil ikut mengawasi televisi yang remotenya masih ditanganku, dia tahu kalo aku gugup diambilkannya aku minum susu hangat dan dia menuju ke televisi diputarnya Film laser disk. Aku diam saja dan dia mulai membuka pembicaraan basa-basi untuk melemaskan suasana.
Aku kaget dua kali karena begitu aku menoleh ke televisi, kulihat film porno yang diputar, disana terlihat orang kulit putih sedang asyik menghisap kemaluan orang kulit hitam yang tegang dan panjang, aku risih dan malu tapi badanku mulai hangat terutama ada rasa geli disekitar pahaku, Bandi kelihatan mulai lebih mendekatiku aku tak menghiraukan mataku tetap kearah televisi, tanpa kusadari aku mulai ikut hanyut dan kurasakan ada benda asing yang menempel didadaku, kulirik ternyata tangan Bandi kutoleh dia hanya tersenyum dan melanjutkan kegiatnnya. Aku diam merasakan dan dia semakin berani, diselusuri leherku dengan bibirnya,… turun kebahuku,… ditariknya pelan kaosku sampai kelihatan tali Bh. ku aku tak tahan, disofa aku direbahkan perlahan, dia tambah semangat, tanpa bicara dia mulai mengupas kulitku perlahan, tak pernah kurasakan hal ini sebelumnya, aku seolah melayang kegelian. Bandi membuka sendiri kaosnya dan kulihat dada bidang itu ditumbuhi bulu halus. Dia bekerja sendiri ditariknya kaosku sampai beberapa kancing terlepas dan diangkat keatas hingga sekarang hanya tinggal Bh da rokku saja, tanganya kurasakan menempel lagi pada susuku dipelintirnya ujung susuku dan kurasakan mengeras,dia mulai menindihku, aku terpejam kurasakan bulu-bulu halus mulai menyentuh dadaku,…Ditariknya lepas Bhku sehingga susuku yang besar seolah melompat keluar dadaku bandi terkejut melihat besarnya susuku dengan warna kuning langsat dengan bulatan kecil coklat tua kemerahan serta putting kecil menantang mulutnyapun menuju putingku,… kurasakan lidahnya lincah membuat nafsuku memuncak, putingku semakin mengeras sesekali kurasakan gigitan kecil giginya menggores putingku. Diatas perut kurasakan ada benda yang membonggol mendesak hebat. Bibirku terasa habis dilumat bibirnya, sampai aku tak bisa bernafas, aku mulai berkeringat dan,….. Tangan kanannya mulai menuju kearah vagina, diselipkan diantara pahaku, aku gak kuat kupeluk dia dan dia semakin berani ditariknya rokku sampai terlepas, ditarik perlahan celana dalamku sambil tersenyum dan dengan sigap direnggangkannya kakiku sehingga dia dengan leluasa Bandi melihat memekku yang padat dengan bulu hitam keriting, tangannya mengocek memekku yang sudah basah. Dimasukkannya jari tengah sedangkan ibu jari dan jempolnya membuka jalan dengan meminggirkan rambut kemaluanku. Klentitku kaku,……… dijilat dan disedotnya susuku sampai aku kegelian dan,….. kini kurasakan mulutnya sudah diatas memekku. Aku semakin geli lidahnya menyapu bersih ruang dalam memekku yang basah sambil tangan kanannya ikut membantu memainkan ,…..
” Eeeeeeeh.,,,,, Bandi,…… aduuuuuh,… ” aku mengerang kegelian, tapi dia tidak perduli diteruskannya mempermainkan klentitku.
Aku sudah tak tahan, dengan berjongkok kududkkan bandi dan aku kaget melihat benda menggelantung tegak menghadap keatas (bukan tegak lurus seperti punya suamiku kayaknya) disela selangkangannya. Dia hanya tersenyum memegang leher penis dan digerak-gerakkan dengan tangannya, kudekati dan kupegang,…. Alamak,….. tanganku tak cukup melingkar pada penisnya dan panjangnya 2 cm dibawah pusarnya. Aku geli dan taku melihatnya Hitam,… mendongak seperti pisang ambon besarnya, Kutaksir panjangnya sekitar 19 Cm, sedangkan yang pernah kurasakan hanya 16 CM.
” Kenapa kog dilihatin seperti itu”,.. tanyanya
” Eh ,… aku heran kog kayak gini ya,…cukup nggak ya ini lewat punyaku nanti”. Jawabku sambil tetap memegangnya.
Belum selesai aku melanjutkan omonganku disorongkakn ujung penisnya kemulutku, dan,… ehm,….mulutku tak muat menampung semua penisnya kedalam,… kurasakan nikmat juga, selama ini aku tak pernah seperti ini,… Sedotanku keluar masuk penisnya menyembul tenggelem dalam mulutku tangannya juga tidak diam menggapai semua bagian tubuhku yang sensitif, aku semakin terangsang. Tak lupa pula Bola penis dua buah menjadi sasaran lidahku, kurasakan ada cairan bening sedikit cukup manis dan terus kuhisap sampai mulutku tak mampu lagi menahan besarneragakan posisi sanggama bermacam-macam dengan mani membasahi mulut wanita.,(….. Tiba-tiba terlintas dipikiranku bahwa Aku akan berbuat seperti yang di Laser Disk itu ,….. ingin merasakan air mani Bandi yang segar nanti,… akan kuhabiskan)
” Din coba kamu ngadep belakang dan pegangi ujung sofa itu”. Perintahnya.
Aku tidak menolah kulakukan perintahnya tiba-tiba kurasakan penis bandi dipukul-pukulkan pada pantatku aku kegelian. Diserudukkan penisnya ke memekku dari belakang sulit sekali,.. dia coba lagi dan gagal. ” Aaaaaaah,… seret sekali ya kayak perawan” omongnya,… Aku semakin tersanjung karena anakku sudah 2 tapi memekku dibilang seret kayak perawan. Aku berbalik ku bantu bandi dengan mengelomohi penisnya dengan ludahku tapi masih juga tidak berhasil menembus memekku. Kulihat Bandi tidak kehilangan akal diambilnya hand bodi dan dioleskan pada penisnya yang besar dan,… perlahan masuk pada vaginaku yang kecil, kurasakan agak pedih.
” Bandi,.. udah ah,… nggak bisa masuk lho,…terlalu besar sih”,. pintaku.
” Sebentar ,… tahan dulu ya,…ini udah nyampai sepertiga lho”. Jawabnya sambil didesaknya vaginaku dengan penis dan,… sreeet,… sret,… sreeeeetttttt. “aaaaaUUUUUU”,… aku menjerit kurasakan penis Bandi terasa tembus ke kerongkonganku, digerak gerakan pantatnya aku kegielian,… akhirnya banjir juga vaginaku dan kurasakan kenikmatan saat penis bandi maju mundur diruang vaginaku. Sesekali pantatku ditepuknya untuk menambah semangatku menggenjot penisnya, susuku dibiarkan bergelantungan berbegrak bebas sementara tangan bandi sibuk memegang pinggulku memaju mundurkan pantatku. Saat penis masuk badanku terasa tertusuk geli tak karuan. Sesekali juga Bandi menciumi punggungku sambil penisnya terus bergerak keluar masuk memekku. Aku juga berusaha dengan menggerakkan pantatku kiri kanan dan penis Bandi seakan terjepit diapun mengerang kuat. Dipegangnya susuku kuat-kuat dan ditarik masukkan penis besar tersebut berulang sampai aku kelelahan.
” Aaaahhhhhh,…..Dini,… aku mau keluar nih,……”. Erangnya.
” Sebentar ya,……” Kuatrik penis Bandi dan tak kusia-siakan, kumasukkan lagi dalam mulutku sambil kugerakkan maju mundur tanganku, dan dia semakin kegelian, tak lama kemudian,…. Sreeet,.. Sreeet,… Sreeettt,.. kurasakan mulutku penuh dengan tumpahan air manu bandi, segar rasanya,… kubersihkan penis bandi dengan mulut dan lidahku dari air maninya,…..dipegangnya kepalaku seakan dia tak mau aku membuang maninya keluar. Dan,… Bandi tergeletak kelelahan dengan keringat yang luar biasa.
Kubersihkan diriku dan kulihat Bandi masih istirahat dengan telanjang. Kuciumi tubuh Bandi (kini aku tidak malu lagi) perlahan dia tersenyum dan kulihat penisnya mengecil lemas,… kupegang,… remas perlahan dan aku masih kurang nampaknya,.. mulutku dengan sigap melahap penis bandi yang lemas itu, dalam kondisi lemas, masuk semua bagian penis kemulutku, terus kupermainkan seperti dalam LD yang diputar Bandi tadi. Tak lama kemudian mulutku sudah tak muat menampung penis bandi untuk kukulum,… akhirnya kurelakan sebagian batang penis bandi keluar dari mulutku. Bandipun mulai bangun dan aggresif,… diusapnya vaginaku yang sudah kucuci dan mulai basah oleh tangannya. Bandi berbalik menciumi vaginaku sementara aku menciumi penisnya yang tambah mengeras (posis 69),… bandi tambah menggila dimasukkan semua bagian lidahnya ke vaginaku aku menjerit kegelian.
Bandi memindah posisi ditaruh tubuhnya diatas karpet dan diangkatnya tubuhku menindihnya,… penis Bandi ditutuntun menuju lubang kemaluanku dan,.. tanpa ampun lagi kemaluanku diucek-ucek oleh penisnya,….Kurasakan penis bandi tidak masuk semuanya atau memang vaginanku yang dangkal aku tak tahu, yang ada dalam benakku sekarang hanya nafsu dan nafsu saja,…. . Kugerakkan naik turun pantatku menduduku pahanya sementara vaginaku sibuk melahap penis bandi yang kekar dan angkuh itu. Tangan bandi sesekali mengucek susuku tak kuhiraupan karena nikmatnya tak seberapa dibanding dengan penisnya yang mengisi penuh vaginaku. Kurebahkan tubuhku karena payah sambil kulumat bibir bandi yang terus mengerang itu,… dan terus kugoyang pantat sesuai irama nafsuku,… bandipun demikian. Aku mulai merasakan vaginaku semakin longgar karena becek basah dan geliku memuncak,… Kugigit dada bandi kuat-kuat untuk menahan kepuasan dan bersamaan dengan itu pula kudengar erangan bandi yang menyatakan bahwa air maninya akan tumpah,… Kupercepat menggoyang pantat karena aku tak mau menyia-nyiakan keadaan ini aku ingin kepuasan maksimal,……
Dan,…….. Aaaaaaaahhhhhhhhh,…… Sreeeeet,…. Sreeetttt,… sreet,….. Kurasakan ada aliran hangat menyemprot vaginaku dan terasa penuh,…. Bandi masih mengerang hebat aku gigit dadnya sekali lagi sambil kucakar punggungnya untuk menahan kenikmatan yang tiada taranya ini. Kuangkat pantatku pelan-pelan dan masih kulihat sisa-sisa ketegangan dipenis bandi. Kuraih penis itu dan kubersihkan kembali dengan mulut mungilku yang serakah tiada habisnya melihat penis tegang besar dan keras itu.
Bandipun tersenyum puas layaknya aku, ciuman mesranya mendarat dujung bibirku, dan diapun tak mau ketinggalan mengusap vaginaku dengan lidahnya,… akupun geli. Tak terasa hari sudah siang.
Tak lama kemudian aku pamit dan aku menjadi keterusan mengikuti acara ibu-ibu itu dengan berganti-ganti pasangan yang hebat. Sedangkan hubunganku dengan suami tetap tidak terganggu karena suamiku tidak pernah minta yang aneh-aneh,… jadi asal aku terlentang dia masuk,… kocek – kocek sebentar selesai. Untuk kepuasan lainnya aku dapatkan dari yang lain.

Humor – Kambing Blasteran

1
Filed under Cerita Humor 17 Tahun, ID + capture webcam, Men's need to know

Cerita 17 tahun,3gp porno dan foto bugil terbaru hanya ada di www.17tahun.us

Setelah genap dua tahun hidup dipenjara, Mang Ohim nampak ceria ketika meninggalkan Lembaga Pemasyarakatan walau tanpa ada satupun keluarganya yang menjemput.

Setibanya di rumah suasana nampak sepi, padahal sepanjang perjalanan dia sudah membayangkan akan serunya pertempuran di ranjang dengan sang istri yang sudah dua tahun tidak pernah disentuhnya.

Mungkin anak dan istrinya sedang ke sawah atau ke ladang pikir Mang Ohim. Dan sambil menunggu kedatangan mereka Mang Ohim berjalan mengitari rumah hingga langkahnya berhenti di kandang kambing di belakang rumahnya.

Lama menatap kambing betina yang sudah cukup besar dan mulus serta gejolak birahinya yang sudah tidak tertahankan lagi maka…..gudubag gedebug diembatnya tuh kambing. Nekat juga nih Mang Ohim.

Singkat cerita, tak lama kemudian tuh kambing jadi bunting tua, mau ngelahirin tinggal hitungan hari.

Ada sedikit kecemasan dipikiran Mang Ohim, khawatir anak kambing yang bakal lahir merupakan blasteran Kambing-Manusia alias Kamsia.

Akhirnya siang malam Mang Ohim tidak pernah jauh dari kandang kambing. Dan pada suatu siang, saat Mang Ohim sendirian rupanya tuh kambing mulai ngeden-ngeden mo ngelahirin.

Sambil diliputi rasa cemas Mang Ohim memperhatikan terus proses kelahiran tuh kambing. Pertama keluar kepala sedikit demi sedikit … dan ternyata utuh kepala kambing, Mang Ohim agak lega dikit, kemudian nampak kaki depan …. kaki kambing juga. Badannya …? … badan kambing juga.

Yang terahir agak bikin was-was Mang Ohim, jangan-jangan kaki belakangnya yang mirip manusia, dan ternyata … kaki kambing juga. Mang Ohim senangnya bukan main, “lega aku..” ujarnya sambil meninggalkan kandang kambing. Tapi baru beberapa langkah tiba-tiba anak kambing teriak “Ayaaaah….”

8 Posisi Sex yang Digilai Wanita

14
Filed under Men's need to know

Cerita 17 tahun,3gp porno dan foto bugil terbaru hanya ada di www.17tahun.us

Berbagai hal yang identik dengan angka 8 berkaitan dengan berbagai hal yang bisa menciptakan kemujuran maupun kesialan, lantas bagaimana dengan 8 aktifitas seks berikut…

1. Doggy Style
Salah satu aktivitas seks di atas tentunya sudah tidak asing lagi di telinga anda, dengan posisi tersebut wanita akan merasakan penetrasi yang lebih luar biasa, juga membantu pria untuk menyentuh klitoris secara lihai.

2. Berdiri
Bosan dengan gaya yang itu-itu saja…! nampaknya anda harus mencoba posisi ini namun dengan fasilitas lainnya berupa cermin.

Benda tersebut berguna yaitu sebagai sensasi lain dengan berdiri di depan cermin dan nikmati secara mendalam pemandangan luar biasa yang sedang anda lakukan bersama pasangan, misalnya dengan menyaksikan lekukan tubuh suami yang sedang menyatu dengan tubuh anda.

3. Gaya Sendok Terpisah
Lebih jelasnya, tubuh pria berada di belakang wanita, namun letak wanita menghadap ke atas sedangkan pria ke samping).

Dan putar sedikit tubuh istri dan Anda akan mendapatkan akses menuju payudaranya. Angkat salah satu kakinya dan apit ke atas. Atau letakkan kaki istri di sela paha Anda.

4. 69
Lakukan gaya 69 dengan kedua pasangan saling berhadapan dan sejajar di ranjang. Sentuh klitorisnya dan penetrasi dia. Lakukan apapun agar membuat ia kehilangan kendali.

5. Penunggang Jongkok
Posisi ini adalah dasar dari gaya tunggang wanita yang biasa dilakukan. Ketika Anda dalam posisi duduk dan istri berada di atas, atur posisi istri seperti setengah jongkok

Lipat lutut ke belakang dan atur pola gerakan penis sesuai kehendak. Jika istri merasa tak kuat menahan, tumpukan tangannya ke belakang.

6. Posisi duduk
Pria duduk dan wanita duduk diatasnya saling berhadapan atau membelakangi yang pria bila perut sudah sangat besar.

Posisi ini juga memungkinkan wanita untuk mengontrol kedalaman penetrasi.

7. Posisi menahan busur
Style tersebut adalah posisi soesifik yang sangat mudah dilakukan, posisi ini memiliki ciri gerakan yang khusus, yaitu, tumpuan tubuh wanita, kaki kanan diangkat dan kaki kiri lurus, paha dibuka sedikit agar lebar, lelaki melakukan penetrasi diatas.

8. Posisi misionaris
Wanita bisa menaruh satu sampai 2 bantal di bawah pinggulnya, mencondongkan tulang panggul agar terjadi penetrasi lebih dalam, maka akan terasa suatu kenikmatan yang lain.

Juga bisa dengan kedua kaki direntangkan lebih lebar, melingkari pinggang atau bahu pasangan.

Cerita 17 tahun-Mbak atik tetanggaku part 1

28
Filed under Cerita Dewasa, Men's need to know

Cerita 17 tahun,3gp porno dan foto bugil terbaru hanya ada di www.17tahun.us

Mbak Atik adalah tetangga depan rumahku. Suaminya seorang sopir bus yang usianya terpaut jauh dengannya. Suaminya meninggal secara mendadak, mungkin karena serangan jantung akibat kebiasaannya minum minuman keras.

Sebulan setelah menjanda kami beberapa orang sedang duduk-duduk di depan rumah seorang teman yang rumahnya bersebelahan dengan rumah Mbak Atik sambil bermain gitar. Ketika kami asyik bermain gitar Mbak Atik kelihatan gelisah dan keluar masuk rumahnya. Dua anaknya yang masih kecil mungkin sudah tidur. Kadang ia duduk di bangku panjang di sudut rumahnya yang berseberangan dengan tempat kami nongkrong. Matanya menerawang jauh, mungkin setelah sebulan menjadi janda ia mulai merasakan sepinya tidur sendirian.

Usianya memang belum terlalu tua, sekitar tiga puluh lima tahun. Usia dalam gejolak, kata judul film tahun 80-an. Usia yang lagi matang-matangnya dengan gairah yang bergejolak. Punggungnya yang melengkung, bongkok udang kata orang, menimbulkan fantasi seksual yang luar biasa.

Mbak Atik merebahkan dirinya di atas bangku panjang yang didudukinya. Kedua kakinya dinaikkan ke atas bangku. Kami saling memandang dan menyikut sambil tersenyum.

“Tuh sudah dikasih kode, siapa berani duluan maju?” salah seorang menyeletuk pelan.
“Dia ingin menunjukkan badannya masih oke punya,” yang lain menimpali.

Akibatnya acara main gitar jadi kacau berantakan. Tak lama Mbak Atik masuk kembali ke dalam rumahnya. Akhirnya kamipun bubar pulang kembali ke rumah masing-masing. Karena kebelet pipis, aku memutar menuju ke sumur di belakang rumah Mbak Atik. Baru saja kubuka ritsluiting celanaku terdengar pintu belakang rumahnya dibuka. Buru-buru aku naikkan lagi ritsluitingku.

“Eh Mbak Atik.. Belum tidur? Maaf numpang buang air Mbak. Sudah nggak tahan nih,” kataku tersipu malu.
“Kalau mau kencing masuk aja ke dalam kamar mandi sana, nanti kelihatan orang,” katanya.
“Ya Mbak, maaf ya Mbak!”

Akupun masuk ke dalam kamar mandi, sementara Mbak Atik berdiri di dekat sumur. Kelihatannya ia juga ingin buang air kecil.

Sebentar kemudian akupun keluar dari kamar mandi dengan perasaan lega. Mbak Atik menggamit lenganku dan berkata, “To.. Tolong tungguin aku sebentar, aku mau pipis juga. Entah kenapa malam ini aku merasa agak takut”

Entah dengan terpaksa atau senang hati kuturuti permintaannya. Toh tidak memberatkan. Terdengar desisan air dan disusul dengan beberapa kali guyuran air. Aku sudah mulai dengan analisa situasi. Sekarang ini mungkin temanku yang rumahnya di samping ini belum tidur dan menungguku di depan. Kupikir keadaan belum memungkinkan untuk beraksi, namun kutunggu sampai Mbak Atik keluar dari kamar mandi untuk sekedar mengetahui sinyal atau tanda-tanda awal dari gerak tubuh dan sikapnya.

Mbak Atik keluar dari kamar mandi. Kuperhatikan sebentar, ternyata tubuhnya memang masih oke. Tingginya hampir sama denganku dengan bahu lebar dan kekar untuk seorang perempuan. Rambutnya keriting papan tergerai sampai di bawah bahu. Ditunjang lagi dengan dadanya yang cukup besar, mungkin 36.

“Terima kasih To sudah menungguiku,” katanya sambil sedikit mendorong tubuhku agar ia bisa lewat.

Aku baru sadar ternyata tempat aku berdiri memang di dekat tembok pembatas sumur yang sempit, sehingga tidak bisa dilalui dua orang bersama-sama. Dengan gerakan seolah-olah tanpa sengaja dadanya sengaja menggesek lenganku. Kurasakan sebuah tekanan lembut pada lenganku. Sepertinya ia tidak mengenakan BH.

“Ya Mbak. Sama-sama. Mari Mbak saya mau pulang,” kataku sambil beranjak pergi. Satu tanda telah kudapat, tapi aku harus bersabar dulu. Tidak untuk malam ini, gumamku dalam hati.

Mbak Atik masuk ke rumahnya lewat pintu belakang. Tapi kulihat pintunya belum tertutup dengan sempurna dan ada bayangan di balik pintu. Rupanya ia mengintipku dan menunggu reaksiku. Aku melihat ke arah pintu sambil tersenyum dan seolah-olah sedang membetulkan posisi burungku yang miring.

Beberapa hari kemudian aku sedang melintas di depan rumahnya tiba-tiba aku dipanggil.

“To.. Anto. Saya mau minta tolong sebentar. Tape saya suaranya tiba-tiba pecah. Boleh kan minta tolong sebentar?” katanya.

Ia mengenakan kulot biru dengan kaus kuning berkerah tanpa lengan. Aku berpikir sebentar. Sebenarnya aku tidak punya latar belakang keahlian di bidang elektronika, hanya sekedar tahu sedikit saja. Kupikir tidak ada salahnya mencoba menolongnya membetulkan tape-nya. Kalaupun tidak bisa pasti dia bisa memaklumi karena memang bukan bidangku.

Aku masuk ke dalam rumahnya, kelihatan sepi karena anaknya masih sekolah. Setelah menjanda Mbak Atik mencoba membuka usaha salon kecantikan di rumahnya. Nampaknya usahanya berhasil dan mulai mendapatkan pelanggan tetap.

“Mana tape-nya Mbak, biar saya lihat dulu?” tanyaku.
“Ada di kamar, masuk saja ke kamar. Nggak apa-apa kok,” jawabnya.

Aku masuk ke dalam kamar dan kuambil tape-nya dan beberapa kaset untuk mencoba lalu kubawa keluar. Setelah kuhubungkan dengan aliran listrik, aku mencoba menghidupkannya. Ternyata memang suaranya tidak sempurna. Analisaku headnya kotor atau kendor bautnya.

“Minta alkohol dan kapas Mbak! Kalau ada obeng kecil sekalian”

Aku yakin dia tidak punya head cleaner, jadi biar kucoba bersihkan pakai alkohol saja. Sebentar kemudian ia sudah kembali dengan membawa kapas, sebuah botol plastik kecil dan obeng kecil.

“Ini To. Alkoholnya nggak ada tapi Bapaknya dulu kalau membersihkan tape biasanya pakai ini,” sambil mengangsurkan bawaannya.

Kuterima dan kuperhatikan, ternyata dugaanku salah. Ia masih menyimpan head cleaner. Kubersihkan head tape dan rodanya, lalu kucoba menghidupkannya lagi. Lumayan, sekarang suaranya sudah mulai bening, namun bas dan treblenya belum pas. Kuambil obeng kecil dan mulai menyetel baut headnya. Beres, suara tapenya kembali normal.

“Sudah Mbak. Beres, kini tinggal upahnya saja,” kataku sambil tersenyum.
“Berapa?” balasnya.
“Nggak kok Mbak, cuma bercanda. Bukan pekerjaan sulit atau mengeluarkan tenaga”
“Jangan To. Keahlian seseorang kan harus dihargai. Apapun bentuk penghargaannya”

Aku teringat sudah lama tidak creambath. Mumpung di sini sekalian creambath saja. Aku bukan ingin creambath gratis untuk bantuanku tadi, tapi memang sudah saatnya aku creambath.

“Aku mau creambath, bisa sekarang Mbak?” tanyaku.
“Boleh. Duduk di kursi sana, sebentar aku siapkan peralatannya”

Aku duduk di sebuah kursi putar di depan meja rias. Lumayan lengkap juga peralatannya. Mbak Atik datang dengan membawa seember air dan gayung. Maklum saja ia belum memasang shower untuk keramas.

“Pindah di sini. Keramas dulu biar bersih”

Akupun menurut saja dan duduk setengah berbaring telentang di bak keramas salon. Mbak Atik kemudian menuangkan shampoo dan mengusapkannya dengan lembut di kepalaku.

Karena posisiku yang setengah telentang aku dapat menyaksikan muka dan dadanya yang berada di atas kepalaku. Dadanya kemudian dimajukan tetap di atas mukaku hanya berjarak sekitar 20 cm. Aku mulai menjadi pusing dengan kondisi ini.

“Yuk kembali ke kursi tadi!” perintahnya.

Kami kembali ke depan meja rias. Mbak Atik segera mengurut kepalaku dengan cream. Sejam kemudian ia sudah menyelesaikan pekerjaannya. Kini rambutku dikeringkannya dengan hair dryer. Sambil menyisir rambutku dadanya ditekankan ke tengkukku. Terasa lembut namun sedikit kendor. Penisku segera bereaksi dengan perlahan-lahan mulai membesar.

“Dari mana tadi, pagi-pagi kok sudah rapi?” tanyanya.
“Jalan-jalan ke sawah di belakang kampung. Musim kemarau, jadinya kurang air dan mungkin bisa jadi akan kekeringan,” jawabku.

Dari kaca meja rias kulihat mukanya agak merah mendengar kataku tadi.

Selesai menyisir rambut ia malah membuka dua kancing teratas kemejaku dan mengurut bahuku dengan sedikit body lotion. Napasnya menyapu tengkukku, terdengar berat dan agak terengah-engah. Entah karena mengeluarkan tenaga untuk memijatku atau menahan nafsu. Aku terlena dengan pijatannya dan merasa nyaman sekali, tidak terlalu kuat atau terlalu lemah. Pas susunya, karena dadanya selalu ikut memijat belakang kepalaku. Melihat aku keenakan dipijat Mbak Atik menawariku untuk pijat badan.

“To, mau badanmu dipijat? Ayo ke dalam saja kalau mau kupijit, biar seger badanmu,” katanya sambil menarik tanganku ke arah kamarnya.

Aku semakin pusing, bukannya badan bertambah segar nanti malahan pegal yang akan kudapat. Aku ragu dan melirik ke arah pintu, takut kalau ada pelanggan lain yang masuk ke salonnya. Tapi ia tak peduli dan terus menarikku ke dalam kamarnya. Aku menyerah. Que sera sera, whatever will be will be.

Sampai di dalam kamar ia menyuruhku melepas baju dan berbaring tengkurap. Celana panjangku tetap kupakai dan tergantung apa yang terjadi nanti. Kalau harus dibuka kenapa tidak?

Mbak Atik keluar kamar dan kudengar pintu depan ditutup serta suara rel korden yang berderik. Aku meluruskan posisi adik kecilku yang sedikit mengganjal agar nyaman dan tidak terlipat. Berabe kan kalau patah akibat terlipat dan ditindih badanku. Ia kembali dengan membawa handuk kecil, body lotion, piring kecil dan minyak kayu putih. Dicampurnya minyak kayu putih, body lotion dan sedikit cairan lain yang baunya sangat lembut, antara jasmine dan rose.

Ia kemudian mulai mengurut punggungku dengan campuran tadi. Ada rasa hangat minyak kayu putih dan harum mawar melati (semuanya indah!). Setelah itu kemudian tanganku diurut mulai dari lengan sampai jari.

“Berbalik To!” katanya lembut.

Aku berbalik dan segera tangannya mengurut bahu bagian depan dan dadaku. Kini urutannya lebih tepat disebut usapan yang mempermainkan bulu dada, puting dan tentu saja gairahku yang menggelora. Bibirnya tersenyum kecil seolah-olah anak kecil yang mendapatkan mainan baru. Padahal mainannya masih tertutup celana.

“Hh..” Ia menarik napas dalam dan mneghembuskannya kuat-kuat.

Leher dan tangannya berpeluh setelah memijatku. Disekanya dadaku dengan handuk basah yang sudah disiapkannya. Aku berbalik agar ia bisa mengeringkan punggungku. Setelah mengeringkan punggungku ia berbaring di sampingku. Aku kembali dalam posisi telentang.

“Kini giliranku yang meminta upah,” katanya sambil tersenyum lebar.
“Apa upahnya?” pancingku.
“Kamu tadi berkata sawah di kampung kita kekurangan air. Aku ingin kamu mengairi sawahku yang juga sudah lama tidak disiram,” katanya manja dan langsung memeluk dan menciumku.

Que sera sera, quo vadis, eureka, ereksi dan seterusnya aku tidak mengerti lagi.

Kupegang kedua bahunya dari belakang dan kupijit perlahan. Ia menggeliat dan mengusapkan pipinya pada lengan kananku. Kuputar badannya sehingga kini kami saling berhadapan. Kupegang kepalanya dan kutengadahkan mukanya ke mukaku.

Ia menjatuhkan kepalanya ke dadaku. Kupegang bahunya dan kutempelkan pipiku ke pipinya. Ia berbisik, “Puaskan aku sekarang. Airi sawahku sampai becek dan berlumpur..”

Kupeluk dia dan ia semakin merapatkan kepalanya di dadaku. Rambutnya yang keriting papan kusingkapkan ke atas. Kucium bulu halus di leher belakangnya.

“Ssh.. kamu pandai membangkitkan gairah,” rintih Mbak Atik sambil memejamkan matanya.

Lidahku menerobos ke mulutnya dan menggelitik lidahnya. Mbak Atik membalas ciumanku dengan lembut. Tanganku mulai bekerja di atas dadanya dan kuremas buah dadanya. Kurasakan payudaranya sudah agak kendor. Jariku terus menjalar mulai dari dada, perut, pinggang terus ke bawah hingga pahanya. Mbak Atik makin sering menggeliat. Lidahku beraksi di lubang telinganya dan gigiku menggigit daun telinganya.

Tangannya meremas isi celanaku yang mulai memberontak.

Kusapukan bibirku ke lehernya dan kutarik pelan-pelan ke bawah sambil mencium dan menjilati lehernya yang mulus. Mbak Atik mendongakkan kepala memberikan tempat bagi bibirku. Tangannya memeluk leherku dan ia semakin merepatkan tubuhnya ke dadaku, sehingga dadanya yang masih terbungkus kaus menekan dadaku. Diusap-usapnya dadaku dan kemudian putingku dimainkan dengan jarinya.

Kucium bibirnya dan kini ia membalas dengan lumatan ganas. Kubuka kausnya dan kutarik celana kulotnya dan sekaligus celana dalamnya ke bawah. Kulit yang mulus, lembah yang indah dengan padang rumput yang cukup lebat terlihat di sela pahanya.

“Eehhngng…” Ia mendesah ketika lehernya kujilati.

Mbak Atik berguling dan menindih tubuhku. Tanganku bergerak punggungnya.

“Tik…” pengait bra-nya terbuka.

Kunaikkan cup bra-nya. Kini buah dadanya terbuka di hadapanku. Buah dadanya yang besar namun sudah sedikit kendor menggantung di atasku. Putingnya yang berwarna coklat kemerahan mulai mengeras. Digesek-gesekkannya putingnya di atas dadaku. Perlahan tanganku mengusap bahunya dan sekaligus menurunkan tali bra-nya.

Bibirnya kini semakin lincah menyusuri wajah, bibir dan leherku. Mbak Atik mendorong lidahnya jauh ke dalam rongga mulutku kemudian memainkan lidahku dengan menggelitik dan memilinnya. Mbak Atik menggeserkan tubuhnya ke arah bagian atas tubuhku sehingga payudaranya tepat berada di depan mukaku. Segera kulumat payudaranya dengan mulutku. Putingnya kuisap pelan dan kujilati.

“Aacchh, Ayo Anto.. Lagi.. Teruskan Anto.. Nikmat.. Teruskan”

Kemaluanku semakin mengeras. Kusedot payudaranya sehingga semuanya masuk ke dalam mulutku kuhisap pelan namun dalam, putingnya kujilat dan kumainkan dengan lidahku. Dadanya bergerak kembang kempis dengan cepat detak jantungnya juga meningkat. Napasnya berat dan terputus-putus.

Tangannya menyusup di balik celanaku, kemudian mengelus, meremas dan mengocok kemaluanku dengan lembut. Ia melepas ikat pinggang dan menarik resluiting celanaku. Pantatku kunaikkan dan dengan sekali tarikan, maka celana panjang dan celana dalamku sekaligus sudah terlepas. Kini kami dalam keadaan polos tanpa selembar benang.

Bibirnya mengarah ke leherku, mengecup, menjilatinya kemudian menggigit pundakku. Napasnya dihembuskannya ke dalam lubang telingaku. Kini dia mulai menjilati putingku dan tangannya mengusap bulu dadaku sampai ke pinggangku. Aku semakin terbuai. Kugigit bibir bawahku untuk menahan rangsangan ini. Kupeluk pinggangnya erat-erat.

Tangan kiriku kuarahkan ke celah antara dua pahanya. Jari tengahku masuk sekitar satu ruas jari ke dalam lubang guanya. Kuusap dan kutekan bagian depan dinding vaginanya dan kemudian jariku sudah menemukan sebuah tonjolan daging seperti kacang.

Setiapkali aku memberikan tekanan dan kemudian mengusapnya Mbak Atik mendesis “Huuhh.. Aauhh.. Engngnggnghhk”

Ia melepaskan tanganku dari selangkangannya. Mulutnya bergerak ke bawah, menjilati perutku. Tangannya masih mempermainkan penisku, bibirnya terus menyusuri perut dan pinggangku, semakin ke bawah. Ia memandang sebentar kepala penisku yang mengkilat dan kemudian mengecup batang penisku.

Mbak Atik kembali bergerak ke atas, tangannya masih memegang dan mengusap kejantananku yang telah berdiri tegak. Kembali kami berciuman. Buah dadanya kuremas dan putingnya kupilin dengan jariku sehingga dia mendesis perlahan dengan suara yang tidak jelas.

“Sshh.. Sshh.. Ngghh..”

Perlahan lahan kemudian ia menurunkan pantatnya sambil memutar-mutarkannya. Kepala penisku dipegang dengan jemarinya, kemudian digesek-gesekkan di mulut vaginanya. Terasa sudah licin berlendir. Dia mengarahkan kejantananku untuk masuk ke dalam vaginanya. Ketika sudah menyentuh lubang guanya, maka kunaikkan pantatku perlahan.

Mbak Atik merenggangkan kedua pahanya dan pantatnya diturunkan. Kepala penisku sudah mulai menyusup di bibir vaginanya. Kugesek-gesekkan di bibir vaginanya. Mbak Atik merintih dan menekan pantatnya agar penisku segera masuk.

“Ayolah Anto.. Naikkan pantatmu.. Dorong sekarang. Ayo.. Masukkan batangmu.. Pleasse..!!”

Mbak Atik bergerak naik turun dengan perlahan. Vaginanya terasa licin dan agak becek. Kadang gerakan pantatku kubuat naik turun dan memutar. Mbak Atik terus melakukan gerakan memutar pada pinggulnya. Ketika kurasakan lendir yang membasahi vaginanya semakin banyak maka kupercepat gerakanku.

“Anto… Ouhh.. Nikmat.. Oouuhh.” desisnya sambil menciumi leherku.

Kakinya menjepit pahaku. Dalam posisi ini gerakan naik turunnya menjadi bebas. Tangannya menekan dadaku. Kucium dan kuremas buah dadanya yang menggantung. Kepalanya terangkat dan tanganku menarik rambutnya kebelakang sehingga kepalanya semakin terangkat. Setelah kujilat dan kukecup lehernya, maka kepalanya turun kembali dan bibirnya mencari-cari bibirku. Kusambut mulutnya dengan satu ciuman yang panas.

Mbak Atik kemudian menggerakkan pantatnya maju mundur sambil menekan ke bawah sehingga penisku tertelan dan bergerak ke arah perutku. Rasanya seperti diurut dengan lembut namun bertenaga. Semakin lama-semakin cepat ia mengerakkan pantatnya. Desiran yang mengalir ke penisku kurasakan semakin cepat.

“Mbak Atik.. Mbak.. Ouuhh”
“Ouhh.. Sshh.. Akhh!”

Desisannyapun semakin sering. Aku tahu bahwa ia akan segera menggapai puncak kenikmatannya. Kini penisku kukeraskan dengan menahan napas dan mengencangkan otot yang sudah terlatih oleh senam Kegel. Ia merebahkan tubuhnya ke atas tubuhku, matanya berkejap-kejap dan bola matanya memutih. Giginya menggigit bibir bawahnya kuat-kuat. Akupun merasa tak tahan lagi dan akan segera memuntahkan laharku.

Aku berguling dan kini aku berada di atas. Kupompa vaginanya dengan cepat dan akhirnya beberapa saat kemudian..

“Anto.. Sekarang sayang.. Sekarang.. Hhuuaahh. Aku sampai..!” Ia memekik kecil.

Kutekan pantatku sekuatnya. Dinding vaginanya berdenyut kuat menghisap penisku. Ia menaikkan pinggulnya. Bibirnya menciumiku dengan pagutan-pagutan ganas. Desiran dan tekanan aliran lahar yang sangat kuat memancar lewat lubang kejantananku.

“Mbaakk.. Ouhh.. Aa.. Tikk..!”

Kupeluk tubuhnya erat-erat dan kutekankan kepalaku di lehernya. Napas yang bergemuruh kemudian disusul napas putus-putus dan setelah tarikan napas panjang aku terkulai lemas di atas tubuhnya.